News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Jejak Prabowo Dalam Proposal Trump Demi Ukraina

Editor: Dodi Esvandi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dr Algooth Putranto, Pengajar Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara

Dengan menutup pembicaraan perihal bergabungnya Ukraina ke NATO maka Amerika memberikan pesan ke Rusia, Amerika tidak akan menyeret NATO yang menganut prinsip perjanjian pertahanan kolektif.

Harus dicatat, Rusia tidak akan pernah menandatangani perjanjian damai jika Ukraina diterima di NATO.

Kedua, dengan menegosiasikan kesepakatan mineral, Trump memastikan bahwa Amerika akan terlibat dalam industri pertambangan Ukraina. Sepintas ini terlihat licik dan nista karena mengambil keuntungan dari pihak yang susah. 

Namun, jika lihat secara netral, dengan menempatkan kepentingan Amerika secara langsung di Ukraina maka hal ini mencegah Rusia melancarkan invasi lebih jauh, karena menyerang Ukraina berarti membahayakan nyawa warga Amerika—sesuatu yang akan memaksa AS untuk meresponsnya.

Ketika perusahaan-perusahaan AS mempunyai operasi pertambangan di Ukraina, Presiden Vladimir Putin harus berpikir belasan kali untuk melakukan serangan tanpa menimbulkan konsekuensi internasional yang besar.

Maka jika dibaca ulang dengan teliti, sebetulnya usulan Prabowo hingga Trump sangat berkorelasi dengan upaya perundingan yang diusahakan agar sama-sama memuaskan kedua pihak (win-win solution).

Meski demikian, tidak bisa dibantah, kesepakatan damai berkonsekuensi tragis bagi wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia, terutama Krimea tempat mayoritas Muslim Ukraina yang sejak masa komunis Uni Soviet selalu jadi target dianiaya dan dinistakan. 

Penulis: Dr. Algooth Putranto
Pengajar Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini