News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Kualifikasi Piala Dunia 2026

Peluang Masih Ada, Tetap Dukung Garuda! Mencerca Tim Sendiri Malah Sangat Membantu Bahrain

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FOTO TIMNAS INDONESIA - Para pemain di skuad Indonesia berfoto bersama sebelum pertandingan melawan Australia. Indonesia kalah 1-5 dari Australia di Sydney Stadium pada Kamis (20/3/2025).

Peluang Masih Ada, Tetap Dukung Garuda! Mencerca Tim Sendiri Malah Sangat Membantu Bahrain

Oleh:

Rizki Arilya 

Pemerhati Sepak Bola

 

TIMNAS Indonesia kalah telak 1-5 dari Australia. Media sosial sontak riuh. Tidak sedikit yang mencerca tim Garuda. Terutama Patrick Kluivert dan PSSI.

Pemecatan Shin Tae Yong kembali diungkit. 

Akibat kekalahan di Sydney, mimpi berganti jadi caci. Narasi bukan lagi membahas peluang ke Piala Dunia 2026. Tapi lebih kepada cercaan ke PSSI. 

Banyak yang emosi buta. Emosi yang tak hanya lahir setelah laga, tapi muncul sebelumnya. Emosi yang bukan hanya dipantik kekesalan, tapi justru harapan.

Banyak yang mematok laga away di Sydney sebagai laga wajib menang.

Entah dari mana hitung-hitungannya. Padahal Australia ini adalah salah satu raksasa Asia. Socceroos tak pernah gagal meraih tiket Piala Dunia sejak gabung ke AFC. 

Baca juga: Di Balik Kekalahan, Timnas Indonesia Bikin Sejarah di Australia: Romeny Putus Paceklik 44 Tahun 

Jangankan timnas Indonesia, 'timnas pusat' alias Belanda saja hanya punya rekor imbang lawan Australia.

Dari empat laga, Belanda menang dan kalah sekali serta imbang dua kali lawan Socceroos. 

Jadi rasa wajib menang Indonesia lawan Australia sejatinya tak masuk di akal. Saya sendiri memasukkan laga away ke Sydney dan Jepang sebagai laga yang calculated loss bagi Indonesia. 

Total Football Kluivert

Ajaibnya, rasa wajib menang tak hanya dirasakan suporter. Kluivert tampak menuangkan rasa itu sepanjang 90 menit laga. Sejak pluit awal, Indonesia tampak menyerang total. Nyaris tanpa ada gestur bertahan. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini