HAMBALANG kembali mencatat perjalanan baru. Padepokan Garudayaksa menjadi sebuah pertautan ideologis antara pemegang otoritas politik dan pemegang otoritas modal yakni kalangan usahawan.
Presiden Prabowo Subianto menerima rombongan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).selama tiga jam lebih. Panjang, padat, dan "terus terang".
Kegiatan di petang itu bukan jamuan makan malam biasa, tapi sebuah kontrak sosial baru sedang disodorkan Presiden dengan tajuk “Indonesia Incorporated”.
Manifesto Kedaulatan
Bagi Presiden Prabowo, industrialisasi bukan deretan angka pertumbuhan GDP atau statistik ekspor di atas dokumen. Tetapi instrumen kedaulatan dalam narasi lugas, bahwa ia harus tumbuh mekanis, dan bernyawa bagi rakyat.
Konsep Indonesia Incorporated dihidupkan kembali di Hambalang, sebuah antitesa praktik ekonomi liberal dengan pasar berjalan tanpa kemudi.
Di sini, negara hadir sebagai pemantik pertumbuhan, sekaligus nakhoda yang menavigasi arah, kepastian, dan perlindungan pada penguasa.
Sebaliknya, pengusaha bukan para pemburu rente, terapi mitra strategis untuk menggerakkan modal dan teknologi demi nilai tambah domestik.
Orkestra ekonomi ini akan menjadi kekuatan modal sosial, berbasis kepercayaan, gotong royong, dan nasionalisme. Sehingga menjadi pilar bagi gerak modal ekonomi nasional. Tanpa pijakan itu, Indonesia Incorporated hanya akan menjadi bentuk “kongkalikong” baru para elit.
Dengan dasar ideologi kerakyatan, Indonesia Incorporated bisa menjadi mesin perang ekonomi untuk menghadapi pertarungan global.
Macan Asia dan Nordik
Konsep "Incorporated" sebuah resep rahasia negara-negara dengan lompatan spektakuler dari kemiskinan ekstrim menuju kemakmuran.
Japan Inc. pasca Perang dunia II, Kementerian Perdagangan dan Industri Internasional (MITI) Jepang berkolaborasi dengan Keiretsu (grup perusahaan besar). Mereka berbagi visi, risiko, dan bersama-sama menyerbu pasar dunia. Hasilnya? Jepang menjadi raksasa ekonomi dunia.
Korea Inc., melalui Chaebol, pemerintah Korea Selatan melakukan intervensi strategis, dengan membiarkan Samsung atau Hyundai berjalan sendiri. Bimbingan negara (state-led development) dari sisi pengawasan cukup ketat namun suportif.
Model Skandinavia, di Finlandia atau Swedia, kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja (tripartit) menciptakan stabilitas luar biasa. Modal sosial berupa kepercayaan tinggi antar aktor membuat ekonomi mereka sangat resilien.
Presiden Prabowo ingin Indonesia mengambil sari pati dari keberhasilan mereka. Bahwa negara dan pengusaha harus berada di barisan sama (in the same boat).
Sektor Riil Benteng Terakhir
Dalam diskusi di Garudayaksa, Presiden Prabowo secara spesifik menunjuk industri padat karya: tekstil, garmen, sepatu, hingga mebel.
Baca tanpa iklan