KSAD mengatakan, kunjungannya ke Kabupaten Nunukan ini juga untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah maupun Panglima TNI yang memperioritaskan pembangunan di daerah perbatasan.
“Itu Panglima TNI sudah menggariskan, kita harus mengevaluasi dan memperkuat kembali pos-pos perbatasan agar lebih efektif di dalam tugas-tugas TNI,” katanya.
Sebagai KSAD, dia ingin mengetahui langsung kondisi di perbatasan Republik Indonesia-Malaysia.
“Karena di sini juga ada peleton- peleton yang menjadi pembinaan saya. Saya juga pingin tahu seperti apa kegiatan mereka? Apa kesulitan mereka?” ujarnya.
Dengan mengetahui persoalan yang dihadapi para prajurit di lapangan, selaku KSAD dia juga bisa mengambil kebijakan untuk mengembangkan satuan-satuan di perbatasan negara. (*)
Baca tanpa iklan