Dengan begitu, kamu bisa tahu akar masalahnya. Kadang-kadang, anxiety cuma pengingat kecil bahwa ada hal yang perlu diperhatikan lebih serius.
6. Jangan Lupa Kasih Waktu untuk Diri Sendiri
Di era dan kehidupan yang makin serba cepat, kamu juga berusaha untuk relevan dengan zaman, kan? Tapi, tubuh dan pikiranmu tetap butuh istirahat. Nggak harus traveling ke luar negeri, namun duduk santai sambil ngopi, sing along lagu favorit, atau me-time nonton konser juga bisa jadi bentuk self care.
Wendy bilang, “It’s okay to have anxiety. It’s just a sign that you’re a sensitive human being in a chaotic world.” Intinya, momen istirahat itu bukan buang-buang waktu, tapi bentuk pengisian ulang tenaga biar kita nggak gampang drop karena kecemasan berlebih.
Jadi, jangan dihindari terus, ya! Rasa cemas justru bisa dijadikan kompas untuk memahami diri sendiri lebih baik, ambil langkah yang lebih tepat, dan tumbuh jadi lebih baik.
Anxiety itu manusiawi. Yang penting, kita tahu cara “berteman” dengannya.
Baca tanpa iklan