News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Musik

5 Masterpiece dari Manchester yang Mengubah Dunia Musik

Penulis: Erlangga Satya Darmawan
Editor: Content Writer
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BAND LEGENDARIS MANCHESTER - Para fans The Stone Roses mengenakan merchandise band dengan logo ikonik dari album debut mereka. Artwork yang terinspirasi oleh Jackson Pollock ini menjadi simbol visual yang tak terlupakan dari ambisi artistik The Stone Roses dan mewakili spirit kreativitas Manchester yang mengubah lanskap musik global pada era 1990-an.

TRIBUNNEWS.COM - Manchester bukan sekadar kota di Inggris. Dalam sejarah musik global, wilayah ini telah melahirkan gerakan-gerakan budaya yang mengubah cara orang mendengarkan musik.

Dari punk era 1970-an, revolusi Madchester di dekade 1980-90, hingga Britpop yang mendominasi, Manchester membuktikan dirinya sebagai inkubator kreativitas tanpa henti.

Kemampuan kota ini untuk terus berinovasi bukan kebetulan. Identitas musik Manchester terbentuk dari kombinasi eksperimen lokal yang berani dengan dukungan venue grassroots yang visioner.

The Warehouse Project, misalnya, menjadi tempat di mana musisi elektronik yang awalnya underground bisa mencapai panggung utama industri musik global.

Melalui cara kerja seperti ini, berbagai aliran artistik Manchester saling melengkapi dan menginspirasi satu sama lain.

Untuk memahami kekuatan kreatif Manchester, kita perlu melihat album-album ikonik yang lahir dari ekosistem musik ini. Berikut adalah lima karya yang paling berpengaruh dan terus beresonansi hingga kini.

Album Musik Legedaris dari Manchester

  1. Joy Division – Unknown Pleasures

Joy Division dan Manchester memiliki hubungan yang mendalam, seolah-olah kedua-duanya tidak bisa hidup terpisah.

Sulit membayangkan Joy Division akan menjadi seperti sekarang tanpa kota yang melahirkan dan merawat mereka selama masa pertumbuhan artistik mereka.

Meskipun band ini hanya merilis dua album studio, pengaruh mereka pada musik dunia tetap tak tertandingi.

Album debut mereka, Unknown Pleasures, menjelma menjadi karya yang mengubah paradigma genre post-punk.

Introspektif, segar, dan penuh dengan melodi-melodi yang mengganggu, album ini seolah-olah mencerminkan suasana gelap Manchester itu sendiri.

2. The Smiths – The Queen Is Dead

The Smiths memiliki kemampuan unik dalam menggabungkan sentimen sedih dengan humor yang menggigit.

Dilansir dari laman clashmusic.com, album ketiga mereka, The Queen Is Dead yang dirilis pada 1986, merupakan puncak dari kekuatan kreatif mereka.

Setelah kembali bekerja di Manchester, The Smiths menghadirkan album yang idiosinkratik dalam hal instrumentation dan liriknya.

Gitar-gitar berkilau yang dirangkai oleh Johnny Marr menjadi fondasi yang sempurna untuk ketajaman verbal Morrissey.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini