Aturan Pelabelan Makanan Mulai Berlaku di Australia
Mulai 1 Juli 2016, konsumen di Australia akan lebih mudah mengetahui dari mana produk makanan yang mereka beli berasal, dengan diterapkannya…
"Jadi ada perubahan desain, ada pencetakan, dan berbagai hal yang harus dilakukan."
"Jadi bagi perusahaan besar, pastinya mereka harus melakukanya mulai sekarang, atau mereka harus melakukannya sebelum masa dua tahun itu berakhir."
Beberapa pengecualian akan diberlakukan untuk produk musiman, yang akan tergantung pada pasokan.
Namun yang lain, bila mereka tidak mengikuti perubahan atau memberikan informasi yang tidak akurat, mereka akan mendapatkan hukuman dari ACCC (Lembaga Perlindungan Konsumen Australia).
Apakah ini akan mempengaruhi perilaku konsumen?
Fiona Silk mengatakan bahwa ketika dia belanja di supermarket, dia dan pasangannya biasanya membeli bahan segar, dan mengatakan dia tidak tahu apakah dia akan memperhatikan asal negara dari produk yang dibelinya.
"Saya sudah memiliki cara sendiri. Hal lain yang menjadi perhatian saya adalah label mengenai kandungan gizi. Selain itu tidak ada lagi yang jadi perhatian." katanya.
Warga asal Sydney Matthew Bell mengatakan perubahan ini tidak akan mempengaruhi caranya berbelanja.
"Saya berasal dari Inggris dan di sana, kami tidak terlalu khawatir mengenai dari mana produk berasal, kami lebih mementingkan harganya." katanya.
Natasha Hopkins mengatakan label baru ini akan mempengaruhi caranya berbelanja.
"Saya kira kalau labelnya ada, ini pasti akan mempengaruhi cara saya berbelanja."
"Bila misalnya di satu hari, saya melihat "ini 50 persen produk Australia\' dan kemudian ada merek lain, yang bertuliskan "ini 75 persen produk Australia\'. Ini akan membuka mata saya mengenai dari mana produk itu berasal." katanya.
Diterjemahkan pukul 12:08 AEST 1/7/2016 oleh Sastra Wijaya.

Baca tanpa iklan