Dikelilingi Buaya, Dua Pria Australia Ini Terpaksa Tidur di Atap Mobil
Dua pria yang ketakutan terpaksa tidur diatap mobil mereka setelah terdampar selama berhari-hari di perairan yang penuh buaya di bagian…
"Mereka tetap berada di atas kendaraan dan melalui sekitar enam gelombang pasang surut yang menutupi kendaraan dalam beberapa kesempatan," kata Sersan Balfour.
Sebuah keluarga beranggotakan delapan orang terdampar selama berhari-hari di jalur semak terpencil di Kimberley awal bulan ini, memaksa seorang tetua Aborijin menempuh perjalanan sejauh 60 kilometer untuk mencari pertolongan bagi mereka -termasuk seorang istri dengan kursi roda dan beberapa anak kecil.
Robert Dutchie mengira ia akan mati dalam upaya tersebut, namun ke delapan anggota keluarga tersebut akhirnya diselamatkan setelah lima hari.
Perempuan yang putus asa minum air laut
Dalam insiden terpisah, mekanik lokal bernama Warren Minshull menghabiskan dua hari untuk menggali mobil Nissan Patrol-nya keluar dari pasir basah di dekat wilayah Crocodile Creek pada hari Rabu (15/11/2017) lalu.
"Kendaraan itu tenggelam dalam lumpur, satu-satunya yang terlihat adalah dua roda," tuturnya.
Dalam perjalanan kembali ke Broome, ia bertemu dengan seorang pengendara sepeda motor yang telah meninggalkan sepedanya di sebuah trek di dekatnya dan sedang berjalan kaki kembali ke kota.
Minshull mengatakan bahwa perempuan tersebut mengalami dehidrasi parah dan minum air laut.
"Fakta bahwa dia benar-benar minum air asin, itu artinya dia sangat putus asa," katanya.
"Ia telah berjalan kaki sejauh tujuh kilometer, tapi ia beruntung hari itu udaranya cukup sejuk ... hanya sekitar 35 atau 38 derajat. Cukup sejuk untuk musim hujan."
GPS beri rasa aman yang salah
Minshull mengatakan, meningkatnya teknologi yang terjangkau seperti sistem navigasi satelit bisa memberikan rasa aman yang salah di wilayah terjal.
"Orang-orang semakin berjiwa petualang akhir-akhir ini," sebutnya.
"Jika Anda hendak melewati wilayah seperti itu, Anda harus mempersiapkan diri dengan baik. Sesuaikan tekanan ban anda."

Baca tanpa iklan