Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
ABC World

Dampak Penutupan Situs Porno Di Belanda

Gambar-gambar intim sejumlah wanita dan gadis dari seluruh Australia yang telah dibagikan tanpa persetujuan mereka telah diturunkan…

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Gambar-gambar intim sejumlah wanita dan gadis dari seluruh Australia yang telah dibagikan tanpa persetujuan mereka telah diturunkan secara offline setelah polisi Belanda menargetkan beberapa situs porno balas dendam utama.

Kepolisian di Belanda mengatakan beberapa orang telah ditangkap sehubungan dengan situs Anon-IB, yang menjadi tuan rumah dari ribuan gambar  wanita di seluruh dunia yang diposting tanpa persetujuan mereka.

Penyitaan muatan dalam situs tersebut oleh pihak berwenang berlangsung  akhir pekan lalu menyusul dilakukannyapenyelidikan selama satu tahun.

Situs itu kemudian mengunggah pesan yang dikirimkan oleh kepolisian Belanda bahwa tim kejahatan dunia maya telah "menyita forum Anon-IB dalam penyelidikan yang sedang berlangsung tentang pelanggaran kriminal". 

Komisioner eSafety Australia Julie Inman Grant mengatakan Anon-IB menyelenggarakan sebuah forum gambar terkenal bernama AussieSluts, yang didedikasikan untuk memposting gambar wanita Australia tanpa persetujuan mereka.

"Ini luar biasa," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Anon-IB adalah platform gambar besar yang mengunggah gambar porno balas dendam, atau penyiksaan berbasis gambar, itu dikategorikan menurut negara.

"AussieSluts adalah salah satu yang paling populer, yang digunakan oleh para anak muda Australia yang memperdagangkan gambar gadis-gadis muda seperti mereka layakknya kartu-kartu berat."

Dalam forum itu, pengguna bebas untuk mengirim permintaan untuk gambar wanita berdasarkan lokasi mereka, dan akan memperdagangkan gambar, menyebut mereka "wins".

Gambar dicuri dari Facebook dan sumber lain

Seorang warga Australia, Heather Winter merupakan satu dari sejumlah wanita Australia yang terkejut mendapati gambar-gambar mereka dibagikan di situs Anon-IB, menyusul munculnya peringatan yang diunggah di grup Facebook komunitas.

“Saya mengetahuinya dari seorang teman saya yang meneruskan link itu kepada saya,” katanya.

“Saya mendapat pesan yang isinya mengatakan ‘Heather ada foto kamu disitus ini, ya Tuhan.”

“Saya dulu adalah model professional, dan saya melakukan pengambilan gambar untuk pakaian dalam, dan saya beruntung hanya foto-foto itu yang beredar luas dalam gambar profil saya.”

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas