Tingkat Melek Huruf Warga Aborijin di Australia Rendah
Wilayah di bagian selatan dataran tinggi di New South Wales dikenal dengan pedesaannya yang indah, toko butik, kilang anggur, dan…
"Orang Aborigin tidak punya pekerjaan, mereka tidak punya rumah atau perumahan yang terjangkau. Mereka sudah ketinggalan delapan bola sepanjang waktu."
Kemalangan mewariskan kemalangan lebih lanjut
Yayasan Literacy for Life mengatakan sistem pendidikan meninggalkan siswa yang kurang beruntung, yang memicu ketidakberuntungan generasi.
"Bukti membuktikan bahwa Anda tidak mendapatkan anak-anak terpelajar tanpa ibu yang bisa membaca," kata Beetson.
"Intinya adalah Anda membutuhkan ibu yang bisa membaca."
Yayasan ini dimulai pada tahun 2012 dan sekarang beroperasi di seluruh NSW di Wilcannia, Walgett, Bourke dan Brewarrina hingga perbatasan Queensland.
Yayasan ini bertekad akan memperluas program dalam waktu dekat di selatan Sydney dan dekat Alice Springs.
"Kami ingin menggulirkannya secara nasional dan itu adalah sebuah keharusan. Kami pasti ingin turun ke daerah Shoalhaven, Illawarra, dan Dataran Tinggi Selatan," kata Beetson.
Photo:
Yayasan Literacy For Life adalah lembaga amal yang dikelola warga Aborijin yang berusaha meningkatkan literasi di kalangan warga dewasa di komunitas pribumi Australia. (Supplied: Literacy for Life Foundation)
Jack Beetson mengatakan ada kekhawatiran buta huruf warga Australia terputus dari layanan dasar.
"Setiap hari orang dengan tingkat melek huruf rendah menjadi semakin terpinggirkan oleh tugas sehari-hari," katanya.
"Mereka masuk ke departemen pemerintah dan hal pertama yang mereka dapatkan adalah, \'Pergi online dan isi formulir ini\'.
"Bagaimana Anda melakukannya jika Anda tidak dapat membaca dan menulis? Orang-orang itu pergi begitu saja. Ini mengerikan."

Baca tanpa iklan