Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
ABC World

Apartemen Melbourne Terbakar, Turis Asal Jakarta Ceritakan Proses Evakuasi

Teresa Esther Widya sedang menikmati hari-hari terakhir liburannya di kota Melbourne, tapi kemudian "dibuat repot" saat harus dievakuasi…

Tribun X Baca tanpa iklan

Teresa Esther Widya sedang menikmati hari-hari terakhir liburannya di kota Melbourne, tapi kemudian "dibuat repot" saat harus dievakuasi dari tempatnya menginap.

Warga asal Jakarta tersebut sedang menginap di apartemen NEO 200 di Spencer Street, Melbourne, yang terbakar hari Senin pagi (4/02), dengan api yang menjalar cepat dari lantai 22 ke 27.

Saat kejadian, Teresa mengaku sedang tidur dan ia tidak langsung beranjak bangun saat alarm kebakaran berbunyi.

"Karena di Indonesia biasanya alarm berbunyi tapi ternyata tidak ada apa-apa, tapi karena sampai sekitar pukul 06:30 pagi tidak berhenti, akhirnya saya bangun," kata Teresa saat dihubungi ABC Indonesia.

Ia bersama pasangannya langsung mengecek dari bawah balkon dan kaget karena sudah banyak polisi dan ambulan di luar gedung apartemen.

"Kami langsung panik, keluar dan melewati lorong yang sudah berasap," kata Teresa yang pertama kali menceritakan kejadian lewat akun Instagram @teresasthr.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia masih menggunakan baju tidur dan hanya membawa jaket dan ponsel saat keluar gedung apartemen.

Pemerintah kota Melbourne langsung memberlakukan gawat darurat di lokasi tersebut dengan membuat posko evakuasi di kantor Balai Kota Melbourne yang berada di Swanston Street.

Evakuasi yang cepat tanggap

Dari catatan resmi pemerintah kota Melbourne ada sekitar 200 orang yang datang ke pusat evakuasi untuk mendapat bantuan makanan, konseling, dan pelayanan lainnya, sementara akses gedung apartemen ditutup selama 48 jam sejak Senin pagi.

"Kami langsung dibawa ke Melbourne Town Hall untuk didata, saat kami datang sudah disiapkan sarapan," kata Teresa.

Dari pengalamannya dievakuasi, Teresa merasa prosesnya sangat cepat dan semua pihak bergerak dengan tanggap.

Ia pun merasa takjub karena makanan yang disiapkan bahkan sudah mempertimbangkan kebutuhan diet tiap-tiap orang, seperti vegetarian atau gluten free.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas