Karena SIM Status Warga Negara Dicabut, Mengapa Ada Yang Memalsukan?
Pemerintah Australia mencabut kewarganegaraan pria Afghanistan yang sudah diberikan beberapa tahun sebelumnya karena ia memiliki SIM…
Menurutnya, proses mendapatkan SIM di Australia semakin sulit dari tahun ke tahun karena pemerintah Australia ingin meningkatkan standar keamanan mengemudi di jalan raya.
"Tahun ke tahun prosesnya dipersulit demi meninggikan standar keamanan. Karena dulu mahasiswa dapat lulus tes mengemudi dengan mudah tapi banyak terjadi kecelakaan," kata Suhendra.
"Tapi hal ini bagus demi keselamatan orang-orang di jalan."
Masalah pengemudi dari Indonesia
Suhendra mengatakan bahwa rata-rata imigran yang belajar mengemudi dengannya sudah berpengalaman mengemudi di negara masing-masing.
Tetapi karena mereka mengalami kesulitan untuk mengerti peraturan mengemudi di Australia dan tidak kunjung lulus tes, mereka terpaksa harus belajar dengan guru mengemudi.
Photo:
Suhendra sudah menjadi instruktur pengemudi mobil di Sydney sejak tahun 2004. (Photo: supplied)
Menurut Suhendra, masalah orang Indonesia dalam hal ini adalah bahwa mereka kurang sabar dalam mengikuti peraturan mengemudi di Australia yang berbeda dengan di Indonesia.
"Orang Indonesia kebanyakan maunya jalan cepat dan singkat. Saya bilang kepada mereka kalau di sini berbeda," kata dia.
"Kadang mau menghemat uang dan langsung tes mengemudi padahal belum mengerti peraturan dan jadinya tidak lulus."
Dalam mengidentifikasi keaslian SIM pengemudi Indonesia, petugas pemeriksa di Australia menerima bantuan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di negara bagian setempat.
"Yang pasti petugas Australia sangat ketat, bila terjadi masalah saat mengemudi, mereka akan meminta surat konfirmasi dari KJRI," kata Suhendra.
"Karena dari negara kita dia kasih tahu ciri-ciri SIM Indonesia yang asli, yang ada hologram atau bila foto yang agak terpotong dan kelihatan palsu."
Pentingnya menyediakan informasi akurat
Melihat kejadian yang menimpa pria Afghanistan dengan SIM palsu, Yapit Japoetra, seorang agen migrasi di Melbourne, mengatakan pentingnya penyediaan informasi benar menyangkut izin tinggal.
"Pada akhirnya, izin tinggal Permanent Resident (PR) bisa dicabut karena informasi yang diberikan tidak benar."
Tindakan tersebut mungkin terjadi kapan pun tanpa memandang sudah berapa lama sebuah izin tinggal di Australia berlaku atau seberapa banyak pengalaman yang dimiliki.
"Izin visa yang sudah diterima pun meski sudah ada pengalaman kerja, di masa depan kalau ketahuan bisa dicabut karena pemberian informasi yang tidak benar."
Simak berita-berita ABC Indonesia lainnya di sini
