Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
ABC World

Anda Cenderung Narsis Jika Punya Alis Tebal, Kata Ilmuwan Peraih Penghargaan

Alis tebal sedang jadi tren, bukan? Sebuah penelitian menunjukkan ada kaitannya dengan narsis. Dan inilah daftar sejumlah penelitian…

Tribun X Baca tanpa iklan

Bisakah kita menebak seseorang narsis hanya dengan melihat alisnya?

Tim dari Kanada melakukan penelitiannya dan menjadi salah satu penerima "Hadiah Nobel" untuk penemuan-penemuan unik tahun ini.

Setiap tahunnya, sejumlah penelitian yang terkesan aneh bersaing mendapatkan perhargaan bernama \'Ig Nobel Prize\'.

Tahun ini, pemenangnya akan mendapatkan hadiah uang 10 triliun dolar Zimbabwe dan tropi kertas yang akan diserahkan oleh seorang penerima Hadiah Nobel yang asli.

Berikut sejumlah penelitian yang unik dan ajaib, namun tetap berdasarkan bukti ilmiah.

Menebak makna ketebalan alis

Apa yang bisa dibaca dari ketebalan alis seseorang?

Sejumlah psikolog Kanada mengembangkan penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya dengan kesimpulan kita bisa mengetahui seorang narsis hanya dengan melihat wajah mereka.

Rekomendasi Untuk Anda

Tim peneliti ini memfokuskan penelitiannya pada ketebalan alis. Mereka menyimpulkan, pemilik alis tebal, gelap dan padat bisa dipastikan merupakan orang narsis.

Mereka yang diteliti menjawab semua pilihan pertanyaan, seperti "Saya memiliki bakat alami untuk mempengaruhi orang"; "Saya memang terlahir sebagai pemimpin"; serta "Saya suka memamerkan tubuh saya".

Tim peneliti telah menerbitkan hasil penelitian yang melibatkan ratusan responden ini dalam Journal of Personality tahun lalu.

"Penelitian ini berbasis data," ujar peneliti Dr Miranda Giacomin dari Universitas MacEwan.

"Tapi dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak menilai orang hanya berdasarkan alis mereka," tambahnya.

Pisau dari kotoran manusia

Hadiah Ig Nobel lainnya tahun ini dimenangkan oleh peneliti yang membuat pisau dari kotoran manusia yang dibekukan.

Mereka ingin membuktikan catatan antropologis tentang seorang pria suku Inuit, yang terdampar di es Arktik tanpa peralatan, dan konon membuat pisau dari kotorannya yang sudah membeku.

Tapi penelitian mereka malah menunjukkan pisau semacam itu sama sekali tidak bisa digunakan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas