Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
ABC World

Pekerja Asing Dari Kawasan Pasifik Selamatkan Industri Buah Beri di Australia

Australia sudah lama menggantungkan diri pada pekerja asing di bidang pertanian dan sekarang terlebih di masa pandemi COVID, kedatangan…

Tayang:
Baca & Ambil Poin

James mengatakan ketika dia melihat adanya postingan di Facebook bagi peluang bekerja di pertanian di Australia, dia langsung mendaftar.

"Saya dibesarkan tanpa ayah, jadi saya harus membantu ibu saya, tiga adik laki-laki dan keluarga besar lainya. Jadi keluarga sangat menggantungkan diri pada saya," katanya.

"Saya sudah mengirimkan uang empat kali ke keluarga."

Sama seperti James, Melissa Gale juga bekerja di Australia guna membantu keluarganya di Solomon Islands.

"Saya suka kerja di pertanian karena ini adalah pengalaman baru bagi saya," katanya.

"Saya belajar cara memetik beri, saya lebih terampil karena setiap hari bekerja."

Melissa mengatakan bahwa uang yang didapatnya di Australia sangat membantu keluarganya karena nilainya besar.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kegunaannya besar. Nilai satu dolar di sini sama dengan lima dolar di tempat kami," katanya.

Kesulitan mencari penginapan bagi pekerja

Stephen Thandi mengatakan karena pandemi mereka menghadapi banyak tantangan untuk bisa mendatangkan pekerja dari Pasifik tersebut ke Coffs Harbour yang terletak sekitar 533 km dari Sydney.

"Kami seharusnya bisa mendatangkan 300 pekerja namun akhirnya hanya mendapatkan 211 orang," katanya.

"Ini disebabkan karena biaya karantina, penerbangan yang tidak ada dan juga karena tidak ada pekerja dari dalam Australia sendiri karena mereka sudah kerja di tempat lain."

Manajer Program Pekerja Musiman di OzGroup Kylie Hoschke mengatakan karena terbatasnya akomodasi di Coffs Harbour, koperasi tempatnya bekerja juga mengalami kesulitan lainnya.

"Kami harus membeli akomodasi untuk backpacker, kami harus menyewa beberapa tempat, dan para pemilik lahan juga kesulitan menyediakan akomodasi bagi para pekerja," katanya.

Kylie Hoschke mengatakan OzGroup sudah menghabiskan banyak biaya untuk menjalankan program ini sehingga berharap akan terus berlanjut di masa depan.

"Kebanyakan pekerja sudah di sini selama tujuh bulan dan beberapa di antara mereka akan diperpanjang sampai sembilan bulan," katanya lagi. 

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas