Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bea Cukai Tegal Musnahkan 5,3 Juta Batang Rokok Ilegal

Kantor Bea Cukai Tegal menindaklanjuti barang hasil tangkapannya dengan menggelar pemusnahan jutaan rokok ilegal, pada Rabu (29/7).

Bea Cukai Tegal Musnahkan 5,3 Juta Batang Rokok Ilegal
Bea Cukai
Bea Cukai Tegal musnahkan 5.312.260 batang rokok ilegal senilai Rp3,7 miliar dengan potensi kerugian negara dari sektor cukai sebesar  Rp2,5 miliar. 

TRIBUNNEWS.COM - Kantor Bea Cukai Tegal menindaklanjuti barang hasil tangkapannya dengan menggelar pemusnahan jutaan rokok ilegal, pada Rabu (29/7) bersama aparat penegak hukum setempat.

Kepala Kantor Bea Cukai Tegal, Niko Budhi Darma mengungkapkan total rokok ilegal yang dimusnahkan sebanyak 5.312.260 batang senilai Rp3,7 miliar dengan potensi kerugian negara dari sektor cukai sebesar Rp2,5 miliar.

“Seluruh barang tersebut merupakan hasil penindakan Bea Cukai Tegal periode semester dua 2019 yang telah bersatus menjadi barang milik negara (BMN),” ujarnya.

Niko menjelaskan bahwa berdasarkan surat persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal tentang Persetujuan Pemusnahan Barang Yang Menjadi Milik Negara, maka Bea Cukai Tegal segera melakukan tindak lanjut untuk memusnahkan BMN tersebut.

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi yang turut ikut serta dalam pemusnahan rokok ilegal, mendukung Bea Cukai Tegal dalam menggempur peredaran rokok ilegal. Ia menyampaikan apresiasi atas upaya Bea Cukai memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah Tegal.

"Bea cukai, Kepolisian, dan penegakan hukum yang lain bersama-sama untuk menggempur rokok ilegal. Agar tidak beredar di Kota Tegal dan daerah manapun. Karena ini negara menjadi rugi," tegas Jumadi.

Menurut Niko, kesadaran untuk tidak membeli rokok ilegal juga harus dibangun oleh seluruh lapisan masyarakat. “Agar dana cukai yang dikembalikan kepada masyarakat melalui mekanisme dana bagi hasil dapat maksimal,” ujar Niko.

Pelaksanaan pemusnahan BKC ilegal ini disaksikan oleh Wali Kota Tegal, Kepala Kepolisian Resor Tegal Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Tegal, Komandan Pangkalan TNI AL Tegal, Komandan Sub Denpom IV/1-3 Tegal, Kepala Satpol PP Kota Tegal dan Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal. (*)

Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas