Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bea Cukai Bantu Evakuasi Korban Terdampak Letusan Gunung Ruang

Bea Cukai memberikan bantuan evakuasi kepada korban terdampak letusan Gunung Ruang, pada hari Kamis (02/05).

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Bea Cukai Bantu Evakuasi Korban Terdampak Letusan Gunung Ruang
Istimewa
Bea Cukai melalui Satuan Tugas (Satgas) Patroli Laut BC60002 yang merupakan bagian dari Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea Cukai Pantoloan, memberikan bantuan evakuasi kepada korban terdampak letusan Gunung Ruang, pada hari Kamis (02/05). 

TRIBUNNEWS.COM - Bea Cukai melalui Satuan Tugas (Satgas) Patroli Laut BC60002 yang merupakan bagian dari Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea Cukai Pantoloan, memberikan bantuan evakuasi kepada korban terdampak letusan Gunung Ruang, pada hari Kamis (02/05).

Kepala PSO Bea Cukai Pantoloan, Minhajuddin Napsah, mengungkapkan bahwa proses evakuasi dimulai pada pukul 09.30 WITA di Dermaga Bahoyi, Kecamatan Tagulandang. Proses evakuasi dilakukan oleh kru Kapal BC60002 bersama anggota TNI AL Lantamal VIII Manado, Polsek Tagulandang, dan Basarnas Manado. Setelah proses evakuasi selesai, kapal tiba dan sandar di Pelabuhan Bitung pada pukul 15.45 WITA.

Jumlah pengungsi yang berhasil dievakuasi oleh tim ke kapal patroli Bea Cukai berjumlah 243 orang yang terdiri dari 110 laki-laki dan 133 perempuan. “Rincian korban yang berhasil kami evakuasi terdiri dari 173 dewasa, 51 anak-anak, 14 lansia, 3 orang sakit, dan 2 ibu hamil,” ujar Minhajuddin.

Baca juga: Sinergi Bea Cukai dan BNN Tekan Peredaran Gelap Narkotika di Wilayah Jawa Tengah

Erupsi Gunung Ruang yang melanda Sulawesi Utara, pada Selasa (30/04) lalu telah menimbulkan dampak yang signifikan bagi penduduk di sekitar wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Dampak dari letusan tersebut termasuk hujan abu yang mengakibatkan penutupan sementara bandara di kedua provinsi tersebut.

Selain itu, warga setempat harus menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dikarenakan abu vulkanik yang menyebar di jalanan membuat mata terasa pedas dan sesak napas.

“Kami berharap aksi kemanusiaan yang dilakukan tim antarinstansi dapat memberikan perlindungan dan keselamatan bagi korban terdampak. Semoga bencana alam ini lekas mereda dan alam kembali pulih,” pungkas Minhajuddin. (*)

Baca juga: Masyarakat Indragiri Hilir Manfaatkan Speed Boat Hibah Bea Cukai Tembilahan Sebagai Ambulans Air

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas