Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ada Kode Amplop 1, 2, dan 3 di Kasus Suap Pejabat Bea Cukai, Penerima Amplop Nomor Satu Jadi Misteri

Orlando Hamonangan Sianipar alias Ocoy mengungkapkan adanya kode amplop 1 sampai 3 dari PT Blueray Cargo untuk pejabat Bea dan Cukai.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ada Kode Amplop 1, 2, dan 3 di Kasus Suap Pejabat Bea Cukai, Penerima Amplop Nomor Satu Jadi Misteri
Tribunnews.com/Rahmat Fajar Nugraha
SUAP PEJABAT BEA CUKAI - Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Orlando Hamonangan Sianipar alias Ocoy jadi saksi sidang kasus dugaan suap manipulasi importasi barang terdakwa tiga bos PT Blueray Cargo di PN Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Saksi ungkap ada kode amplop 1,2,3 dalam kasus suap pejabat Bea Cukai
  • Kuasa hukum cecar saksi terkait amplop untuk Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama
  • Saksi mengaku tak tahu amplop nomor urut satu untuk siapa

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Orlando Hamonangan Sianipar alias Ocoy mengungkapkan adanya kode amplop 1 sampai 3 dari PT Blueray Cargo untuk pejabat Bea dan Cukai.

Adapun hal itu disampaikan Ocoy saat dihadirkan menjadi saksi sidang kasus dugaan suap manipulasi importasi barang terdakwa tiga bos PT Blueray Cargo di PN Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

"Tadi ada kode-kode 1,2,3, kalau kode 2 untuk Pak Rizal, setiap penerimaan dari Bluray atau John Field, peruntukan untuk Pak Rizal itu saudara yang simpan," tanya kuasa hukum Terdakwa John Field di persidangan.

Ocoy membenarkan pertanyaan tersebut.

"Yang dipegang oleh Pak Rizal yang mana? Kan tadi ada kode 1,2,3 kalau yang dua saudara yang pegang khusus peruntukan kode yang namanya Rizal, saudara yang pegang. Kalau kode 1 siapa yang pegang?" tanya kuasa hukum John Field.

Ocoy mengatakan dirinya yang memangnya, lalu diserahkan ke atasnya eks Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai, Rizal Fadillah.

Baca juga: Sidang Suap Bea Cukai, Terungkap Pertemuan Dirjen Bea Cukai dengan Pemilik Bluray di Hotel Borobudur

Rekomendasi Untuk Anda

"Iya, kan setelah saudara terima semua bertumpu ke saudara yang tadi nama-nama tadi, selanjutnya yang Sisprian saudara serahkan ke Sisprian. Yang untuk Rizal saudara serahkan ke Rizal, lalu Rizal bilang pegang dulu," tanya kuasa hukum 

Ocoy membantahnya dan mengatakan amplop tersebut telah dilaporkan.

"Laporan, berarti tetap pada penguasaan saudara," tanya kuasa hukum

"Iya," jawab Ocoy.

Baca juga: Pakar Minta KPK Transparan soal Dugaan Cargo Lartas dalam Kasus Bea Cukai

Kuasa hukum lalu mencecar terkait amplop untuk Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama.

"Yang nomor satu tadi Pak jaksa sebut ada namanya Pak Djaka itu siapa yang pegang?" tanya kuasa hukum.

Ocoy menegaskan tak tahu milik siapa amplop nomor urut satu tersebut.

"Oh nggak tahu pokoknya ada nomor 1,2,3. Nomor satu saudara kasih?" tanya kuasa hukum.

Kemudian dikatakan Ocoy, amplop tersebut diserahkan ke Rizal.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas