Ade Komaruddin Tak Ingin Bicarakan KMP Bubar
Anggota DPR menjalankan fungsinya sebagai pengawasan, anggaran dan pembuatan undang-undang.
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Hendra Gunawan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ketua DPR Ade Komaruddin tak ingin berbicara mengenai bubarnya Koalisi Merah Putih (KMP). Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menilai KMP secara defacto sudah bubar.
"Kalau saya terus terang saja. Tidak mau bicara KMP-KIH. Yang penting buat saya substansinya di DPR bisa sama-sama bekerja maksimal," kata Ade Komaruddin di Gedung DPR, Jakarta, Minggu (7/2/2016).
Akom, sapaan Ade Komaruddin, mengaku tidak membedakan anggota KMP dan KIH di Parlemen. Terpenting, Anggota DPR menjalankan fungsinya sebagai pengawasan, anggaran dan pembuatan undang-undang.
"Mau dari KIH, mau dari KMP yang jelas itu 560 itu adalah anggota DPR," kata Politikus Golkar itu.
Sebelumnya, Partai Gerindra menegaskan Koalisi Merah Putih (KMP) telah berakhir. Bubarnya KPK dikarenakan anggota KMP beralih memberikan dukungannya kepada pemerintah.
"Secara de facto, partai-partai yang sekarang bergabung di KMP. Kami sudah katakan KMP sudah selesai. KMP parpol yang dulu mengusung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menjadi kekuatan ekstra mengontrol pemerintah," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/2/2016).
Muzani mengakui setelah perjalanan KMP maka satu persatu partai yang menjadi anggotanya kini menyatakan dukungannya kepada pemerintah. Namun, Gerindra menegaskan tetap menjadi partai oposisi. "Secara de facto, KMP sudah bubar," kata Muzani.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.