Mandala Mangkir Hearing Buat DPR Sewot
Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR tidak dihadiri oleh manajemen dari Mandala Airlines, Selasa (18/1). Sejumlah anggota dewan pun sewot
Penulis:
Hendra Gunawan
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR tidak dihadiri oleh manajemen dari Mandala Airlines, Selasa (18/1). Sejumlah anggota dewan pun sewot karena menganggap jajaran maskapai tersebut mangkir.
RDP tersebut dihadiri oleh Direktur Operasi Garuda Indonesia Ari Sapari, Direktur Niaga Batavia Hasudungan Pandiangan, Presiden Direktur Indonesia AirAsia dan Direktur Umum Lion Air Edward Sirait.
Beberapa anggota komisi mempertanyakan ketidakhadiran manajemen Mandala. Menurut mereka, rapat tersebut sebenarnya untuk membahas masalah tidak beroperasinya Mandala, sehingga banyak masyarakat yang dirugikan.
"Percuma saja kalau rapat ini diteruskan, karena tidak ada wakil dari Mandala," ketus seorang anggota dewan.
Anggota Fraksi Gerindra, Farry Jemmy Francis juga mempermasalahkan hal itu. Menurutnya, rapat tersebut seharusnya lebih memperdengarkan masalah Mandala agar tidak melebar ke maskapai lainnya.
Wakil Ketua Komisi V yang juga memimpin rapat, Mulyadi bahkan menanyakan apakah rapat akan dilanjutkan atau tidak. Namun akhirnya disepakati untuk terus mendengarkan program dari seluruh maskapai.
Sementara anggota Golkar M Malkan Amien mengatakan ada sesuatu yang terjadi terhadap Mandala sehingga sebagian rakyat dirugikan. "Tanpa kehadiran Mandala harus buat keputusan tegas. Agar hal ini tidak terjadi lagi," ketusnya.