Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pembangunan Hunian Vertikal di Jakarta Selatan Kembali Berlanjut

Pembangunan hunian vertikal di Jakarta Selatan kembali berlanjut, SKB tunjuk kontraktor, pasar stabil meski penjualan stagnan.

Penulis: Glery Lazuardi
zoom-in Pembangunan Hunian Vertikal di Jakarta Selatan Kembali Berlanjut
HO/IST
HUNIAN VERTIKAL - Penandatanganan kesepakatan kerja sama pembangunan hunian vertikal apartemen di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026). Kesepakatan ini menandai kelanjutan proyek yang sempat tertunda, dengan fokus pada penyelesaian tepat waktu sesuai kebutuhan pasar residensial. 
Ringkasan Berita:
  • Pembangunan hunian vertikal di Jakarta Selatan kembali dilanjutkan setelah sempat tertunda.
  • SKB menunjuk Pulau Intan Bajaperkasa Konstruksi sebagai kontraktor utama melalui program P3K.
  • Riset JLL dan Colliers menunjukkan harga stabil, penjualan stagnan, namun minat konsumen tetap ada.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pembangunan hunian vertikal di Jakarta Selatan kembali berlanjut setelah sempat tertunda. Proyek ini menjadi bagian dari dinamika pasar properti di ibu kota yang masih bergerak meski penjualan relatif stagnan.

Salah satu proyek yang kembali berjalan berada di kawasan Kemang. Manajemen baru memastikan pengerjaan dilanjutkan dengan target penyelesaian lebih terukur, menyesuaikan kebutuhan pasar residensial di segmen menengah-atas.

PT Sintesis Kreasi Bersama (SKB) menunjuk PT Pulau Intan Bajaperkasa Konstruksi sebagai kontraktor utama melalui program Penyelamatan Penyelesaian Pembangunan Kembali (P3K). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penyelesaian proyek yang sempat tertunda.

Direktur proyek, Fiar Nafiaristo Hamdani, menyatakan, “Kami harapkan proyek ini dapat segera selesai agar kebutuhan konsumen bisa terpenuhi,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).

Pihak kontraktor, Agustinus Setijanto, menegaskan kesiapan menjalankan kepercayaan yang diberikan.

“Kami siap menyelesaikan pembangunan secara profesional sehingga unit dapat diserahterimakan tepat waktu,” katanya.

Data Pasar Properti Jakarta Selatan

Riset Jones Lang LaSalle (JLL) mencatat rata-rata harga penawaran apartemen di Jakarta pada Q1 2025 berada di kisaran Rp35,77 juta per m⊃2;, naik tipis 0,1 persen dibanding kuartal sebelumnya dan 0,3% secara tahunan.

Rekomendasi Untuk Anda

Jakarta Selatan masih menjadi kawasan dengan aktivitas tinggi berkat lokasi dekat pusat bisnis serta akses transportasi MRT dan tol. Meski harga relatif stabil, tingkat penjualan sepanjang semester pertama 2025 cenderung stagnan.

Sementara itu, laporan Colliers Q4 2025 menunjukkan minat terhadap apartemen di Jakarta Selatan tetap ada meski pasokan baru terbatas, hanya sekitar setengah dari level 2024.

Konsumen lebih mengutamakan kepastian penyelesaian proyek dan kredibilitas pengembang, dengan preferensi pada unit siap huni.

Baca juga: Rupiah Menguat ke Rp 16.820 Pada Jumat Sore, Langkah Donald Trump Jadi Pemicunya

Analisis

Pasar apartemen di Jakarta Selatan menunjukkan harga stabil dengan kenaikan tipis, menandakan daya tahan terhadap gejolak ekonomi. Namun, penjualan masih stagnan karena insentif fiskal belum cukup mendorong penyerapan unit.

Permintaan tetap kuat berkat lokasi strategis dan keberlanjutan proyek, sehingga peluang hunian vertikal yang berlanjut lebih besar untuk terserap pasar.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas