Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Harga Bawang Melejit, Komoditi Lain Ikut Naik

Ketua Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Bandung, Dedie Soekartin mengatakan, mahalnya harga

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ida Romlah

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Ketua Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Bandung, Dedie Soekartin mengatakan, mahalnya harga bawang putih dan merah telah berpegaruh terhadap kenaikan harga komoditi lain. Akibatnya, keuntungan pengusaha kuliner menjadi menurun drastis.

"Harga jual makanan tidak kami naikkan, walau harga bahan makanan naik. Ya akhirnya marjin keuntungan kami sangat tipis," kata Dedie kepada Tribun melalui sambungan telepon, Selasa (19/3/2013).

Dedie mengungkapkan, sejumlah bahan makanan yang ikut naik pascanaiknya harga bawang putih dan merah adalah sayuran dan daging ayam. Sementara daging sapi, sudah naik sejak lama.

Menurut Dedie, beban pengusaha kuliner semakin berat begitu harga elpiji untuk idustri rumah makan juga naik. Kenaikan elpiji 50 kilogram itu sudah terjadi sejak awal Maret, dengan kenaikan mencapai Rp 200.000 per tabung.

"Tadinya Rp 470.000 per tabung, tapi sekarang naik jadi Rp 670.000 per tabung ukuran 50 kilogram. Kalau tabung 12 kilogram belum naik tapi kan pengusaha banyak pakai tabung 50 kilogram," ujar Dedie.

Harga bawang putih dan merah mengalami kenaikan signifikan sejak Februari 2013. Selain itu, kedua komoditi tersebut juga sulit ditemukan di pasaran.

Rekomendasi Untuk Anda

baca juga:

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas