Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pemberlakuan Dua Harga Premium Bakal Bikin Masalah Baru

Pemberlakuan dua harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium yang direncanakan pemerintah, bakal membuat masalah baru lagi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribun Medan, Fahrizal Fahmi Daulay

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Pemberlakuan dua harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium yang direncanakan pemerintah, bakal membuat masalah baru lagi.

Angkutan umum bakal lebih senang memilih jualan BBM subsidi, ketimbang harus menarik penumpang untuk mengejar setoran.

“Kebijakan pemerintah memerlakukan dua harga BBM, bakal menimbulkan masalah baru lagi, bukannya menyelesaikan masalah yang ada,” kata Khairul Mahalli, Wakil Ketua Umum Bidang Intermoda dan Logistik Kadin Sumut di Medan, Rabu (24/4/2013).

Dalam aturan baru nanti, premium dijual dua harga. Untuk mobil pribadi rencananya dijual Rp 6.500 per liter, sedangkan untuk sepeda motor dan angkutan umum atau kendaraan plat kuning, harganya tetap Rp 4.500 per liter.

Mahalli mengungkapkan, masalah solar saja yang subsidinya dikurangi, belum bisa diselesaikan. Kini, sudah ada aturan baru lagi yang mengharuskan masyarakat membeli BBM dengan dua harga.

“Di Belawan saja saat ini banyak kontainer yang belum bisa diangkut ke tujuan, karena solar langka di pasaran. Kalaupun ada pasokan solar, truk harus mengantre hingga berkilometer untuk mendapatkan solar di Belawan,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Mahalli heran, kenapa pemerintah tidak memberlakukan kenaikan BBM secara serentak untuk semua jenis kendaraan supaya adil.

“Naikkan saja BBM-nya serentak, kan masalah selesai,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas