Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Dukungan Pemerintah Diharapkan Percepat Pertumbuhan Industri Outdoor

Di banyak negara, kegiatan outdoor telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dan industri yang berkembang pesat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dukungan Pemerintah Diharapkan Percepat Pertumbuhan Industri Outdoor
HO/IST
PERTUMBUHAN INDUSTRI OUTDOOR - Indonesia Outdoor Festival (Indofest) 2026 kembali hadir di Jakarta. Dukungan yang berbagai pihak termasuk pemerintah, masih diperlukan agar sektor ini dapat berkembang secara optimal dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional. 

Ringkasan Berita:
  • Indonesia Outdoor Festival (Indofest) 2026 kembali hadir di Jakarta.
  • Pada penyelenggaraan tahun ini, Indofest menargetkan nilai transaksi mencapai Rp 60 miliar.
  • Dukungan yang berbagai pihak termasuk pemerintah, masih diperlukan agar sektor ini dapat berkembang secara optimal dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Outdoor Festival (Indofest) 2026 kembali hadir di Jakarta. Lebarannya anak outdoor ini diselenggarakan selama empat hari mulai tanggal 4-7 Juni 2026 di Hall B - JICC Senayan, Jakarta.

Memasuki usia ke-10, Indofest mengangkat tema yang merefleksikan perjalanan panjang festival sebagai ruang temu bagi para pegiat, komunitas, pelaku usaha, dan pencinta kegiatan luar ruang di Indonesia. 

Tema tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa satu dekade perjalanan bukanlah akhir, melainkan titik awal untuk melangkah menuju babak baru pengembangan ekosistem outdoor nasional.

Baca juga: PPI Serbia Gelar IndoFest 2026, Tari Tradisional hingga Gamelan Memukau Warga Serbia

Chief Executive Officer COS Event, Disyon Toba, mengatakan penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum karena menandai satu dekade perjalanan Indofest sejak pertama kali digelar pada tahun 2016. 

“Perjalanan 10 tahun Indofest tidaklah mudah. Tantangan terbesar adalah menyatukan produsen, pelaku industri outdoor, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memiliki visi dan tujuan yang sama, yaitu memperkenalkan produk, aktivitas outdoor, serta mengembangkan komunitas luar ruang di Indonesia,” katanya dikutip Jumat (5/6/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

Disyon menjelaskan, dukungan yang berbagai pihak termasuk pemerintah, masih diperlukan agar sektor ini dapat berkembang secara optimal dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional.

“Di banyak negara, kegiatan outdoor telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dan industri yang berkembang pesat. Indonesia memiliki potensi alam yang luar biasa. Tantangannya adalah bagaimana menjadikan potensi tersebut memiliki nilai tambah yang tinggi melalui pengelolaan yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Sebagai bagian dari perayaan satu dekade, Indofest 2026 menghadirkan Mini Museum yang menampilkan dokumentasi perjalanan festival sejak tahun 2016. Kehadiran mini museum tersebut diharapkan dapat mengajak pengunjung melihat kembali perkembangan industri dan komunitas outdoor yang tumbuh bersama Indofest selama satu dekade terakhir.

Selain itu, Indofest 2026 juga berkolaborasi dengan komunitas Bersibersi Lemari dalam kampanye sosial pengumpulan pakaian bekas layak pakai. Melalui program tersebut, pengunjung dapat menyumbangkan pakaian yang selanjutnya akan dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Project Director INDOFEST 2026, Niken Saraswati Ratnaningtyas, menjelaskan bahwa minat masyarakat terhadap kegiatan luar ruang terus menunjukkan tren positif, khususnya di kalangan generasi muda.

“Secara global, generasi Z menjadi salah satu kelompok yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap aktivitas outdoor. Fenomena yang sama juga terlihat di Indonesia. Aktivitas luar ruang semakin diminati karena mudah diakses, beragam, dan sesuai dengan kondisi alam serta iklim Indonesia,” ujar Niken.

Pada penyelenggaraan tahun ini, pihaknya menghadirkan sekitar 80 brand perlengkapan outdoor, dengan komposisi sekitar 80 persen merupakan brand lokal dan 20 persen brand internasional. Kehadiran berbagai merek tersebut menunjukkan semakin kuatnya posisi produk-produk outdoor dalam negeri di pasar nasional.

Selain menghadirkan beragam produk dan inovasi terbaru juga menawarkan berbagai program promosi menarik. Pengunjung dapat menikmati potongan harga hingga 70 persen untuk berbagai kategori produk selama pameran berlangsung.

“Kami berharap semakin banyak komunitas, perusahaan swasta, kementerian, maupun lembaga pemerintah yang berpartisipasi dalam pengembangan kegiatan outdoor di Indonesia. Ke depan, kami ingin aktivitas outdoor tidak lagi dipandang sebagai kegiatan minat khusus, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia,” katanya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Indofest menargetkan kunjungan sebanyak 60.000 pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp 60 miliar. Target tersebut sejalan dengan optimisme terhadap pertumbuhan industri outdoor nasional yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas