Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis
LIVE ●
tag populer

BI Pantau Neraca Pembayaran

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo terus mewaspadai nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS).

Editor: Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo terus mewaspadai nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS).

"Kita terus mewaspadai perkembangan yang terjadi," ungkapnya kepada wartawan di kompleks Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (21/8/2013).

Dia mengatakan, melemahnya nilai tukar rupiah lebih disebabkan karena gejolak kondisi global. Selain itu, yang perlu juga diperhatikan adalah perkembangan dalam negeri, khususnya terkait dengan neraca pembayaran.

Untuk itu, Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan dengan meresponsnya dalam bentuk kebijakan-kebijakan di bidang moneter. Termasuk dalam bentuk makro prudensial.

"Kita akan jaga inflasi. Kita akan jaga neraca pembayaran. Kita akan meyakini stabilitas keuangan dan kita akan menjaga pertumbuhan ekonomi tetapi yang berkesinambungan," tutur Agus.

Berdasarkan data kurs valas Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin melemah pada Rabu (21/8/2013) pagi.

Data kurs valas Bloomberg, pada pukul 09.01 WIB, mencatat nilai tukar rupiah turun 1,87 persen ke Rp 10.923 per dollar AS. Lalu pada pukul 09.17 WIB, tertekan 2,39 persen ke Rp 10.979 per dolar AS.

Rekomendasi Untuk Anda

Bahkan, pada pukul 09.22 WIB, nilai tukar rupiah anjlok 2,4 persen ke level Rp 10.980 per dollar AS. Selanjutnya, pada pukul 9.35 WIB, rupiah makin terperosok ke Rp 10.994 per dollar AS.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Atas