Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Tertutup Abu Kelud, Adi Sucipto Bakal Dibuka Selasa Depan

Hujan abu vulkanis gunung Kelud yang melanda Yogyakarta berimbas pada penutupan aktivitas penerbangan di Bandara Adi Sucipto

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Tertutup Abu Kelud, Adi Sucipto Bakal Dibuka Selasa Depan
SURYA /HAYU YUDHA PRABOWO
PEKAT - Seorang warga berusaha mencari lokasi aman dari hujan abu vulkanik Gunung Kelud di Desa Selorejo, KEcaatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jumat (14/2/2014). Akibat letusan Gunung Kelud di Kabupaten Malang, ribuan warga diungsikan, dua pengungsi tewas, satu kritis dan belasan luka-luka tertimpa bangunan gedung pengungsia. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Hujan abu vulkanis gunung Kelud yang melanda Yogyakarta berimbas pada penutupan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Adi Sucipto Yogyakarta.

Diperkirakan, Bandara Adi Sucipto Yogyakarta akan dibuka kembali pada Selasa (18/2/2014) depan.

General manager Angkasa Pura Airport Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta, Andi G Wirson mengatakan, hingga saat ini petugas bandara masih terus melakukan upaya pembersihan landasan pacu.

"Masih terus diupayakan agar segera bersih dari abu," jelas Andi G Wirson, Sabtu (15/02/2014).

Andi mengungkapkan, abu vulkanis letusan gunung Kelud yang mengguyur Yogyakarta pada Jumat (14/02/2014) kemarin, menutup semua landasan pacu Bandara Internasional Adi Sucipto. Ketebalan abu yang menutup landasan pacu bandara bervariasi.

"Di Apron, ketebalan abu 2 cm sedangkan di landasan pacu mencapai 6 cm," jelasnya.

Menurutnya, sedikit saja ada abu vulkanis di landasan itu sudah membahayakan penerbangan, apalagi dengan ketebalan yang mencapai 6 cm.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain membuat lintasan licin, abu juga bisa masuk ke baling-baling dan mematikan mesin.

"Selasa depan diperkirakan aktivitas penerbangan akan kembali dibuka," katanya.(Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas