Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
Live
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Bergelut dengan Kebisingan dan Udara Panas Demi Cegah Kecelakaan Kapal Laut

Inilah kisah suka duka petugas surveyor PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dalam memastikan kelaikan kapal dan mencegah kecelakaan di laut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bergelut dengan Kebisingan dan Udara Panas Demi Cegah Kecelakaan Kapal Laut
Foto-foto: Ajijak/ Yus Ardhiansyah
KMP Port Link siap berlayar dari Pelabuhan Merak Banten, menuju Bakauheni, Lampung, Sabtu (3/5/2014). 
Memuat video…

Laporan Agung Budi Santoso

TRIBUNNEWS.COM, BANTEN - Siang itu, Sabtu, 3 Mei 2014, di tengah cuaca terik matahari di siang bolong, di Pelabuhan Merak, Banten, dua petugas surveyor dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) pelan-pelan turun ke lambung Kapal Motor Penumpang (KMP) Port Link yang akan berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni di Lampung.

Surveyor berseragam biru turun terlebih dahulu, lengkap dengan helm pengaman, serta penutup telinga plus kacamata. Tangan kirinya memegang sebuah alat detektor. Dengan perangkat itu, ia memeriksa setiap mesin yang berputar dan berdesing menebar suara bising. Berisik banget.

Udara panas yang disembur dari mesin kapal tak dihiraukannya. Sang surveyor terus berjalan dari ruang ke ruang. Ternyata struktur lambung Kapal Port Link terdiri dari beberapa lantai yang dihubungkan sebuah tangga kecil.

Sang petugas beberapa kali naik turun tangga mendeteksi tingkat getaran mesin, level kewajaran kebisingan, mengukur kadar normal temperatur, memeriksa ulang pelumasan tiap mesin penggerak, hingga menguji tingkat ketebalan plat (dinding lambung kapal).

Tribunnews.com yang berkesempatan melihat dari dekat proses pemeriksaan mesin merasakan udara panas di dalam lambung kapal. Keringat pun bercucuran. Dalam tempo singkat baju basah kuyub.

Pengaman telinga (earphone) berukuran besar pun tak sepenuhnya menghalau berisiknya suara mesin-mesin. Hanya cukup meredam atau mengurangi.

Rekomendasi Untuk Anda

Sekitar 30 menit membuntuti dua petugas surveyor dari PT BKI (salah satu perusahaan plat merah/BUMN) itu, baju yang dipakai Tribunnews.com jadi kumal karena air keringat. Tak terkecuali, dua petugas pun tampak juga berkeringat. Tapi mereka tidak tampak mengeluh.

"Ya, memang tugas kami sehari-hari begini. Sudah biasa," kata petugas berseragam biru, dalam nada tegas. Sementara petugas berseragam putih memeriksa seluruh instalasi mesin dan konstruksi kapal. Kalau petugas berseragam biru mengecek ulang setiap detil kenormalan fungsi mesin, maka petugas berseragam putih memeriksa secara keseluruhan.

Itulah sekelumit kisah suka-duka para petugas surveyor PT BKI dalam menjalankan tugas untuk memastikan kelayakan kapal sebelum berlayar, 'menaklukkan' lautan.

Menekan Risiko Kecelakaan

Surveyor PT BKI memeriksa getaran mesin.                                  Foto: Ajijak/Yus Ardhiansyah

Semua pemeriksaan detil rutin dilakukan demi mencegah kecelakaan, menekan segala risiko berlayar, dan memastikan mesin kapal masih bekerja secara normal dan layak untuk melaut, dengan tujuan mengantarkan ribuan nyawa ke daratan di seberang dengan selamat.

Cek ulang mesin seperti itu memang amat diperlukan. Betapa tidak? Satu contoh ketebalan dinding lambung kapal misalnya, bisa saja terus menipis karena faktor usia. Apalagi ditambah dengan proses korosi (pengkaratan) akibat terendam air laut bertahun-tahun.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas