Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pasar Oli Diperkirakan Cuma Naik 5 Persen

Produsen dan distributor minyak pelumas atau oli memangkas proyeksi pertumbuhan pasar pelumas tahun ini

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Produsen dan distributor minyak pelumas atau oli memangkas proyeksi pertumbuhan pasar pelumas tahun ini. Penurunan proyeksi ini terkait dengan pelemahan kinerja ekonomi dan faktor politik dalam negeri.

Perhimpunan Distributor, Importir, dan Produsen Pelumas Indonesia (Perdippi) semula menargetkan pertumbuhan penjualan pelumas tahun ini naik 10% dari tahun 2013. Namun faktor politik dalam negeri yang belum stabil, Perdippi merevisi setengahnya menjadi tumbuh 5% saja. "Tahun lalu kebutuhan pelumas 1 juta kilo liter, mungkin hanya  naik 5%," kata Paul Toar, Ketua Perdippi kepada KONTAN, Selasa (7/10/2014).

Sebagai gambaran, sekitar 70%-80% pasar pelumas di Indonesia untuk  alat transportasi baik kendaraan roda dua maupun roda empat atau lebih. Sisanya atau sekitar 20%-30% untuk mesin industri.

Paul bilang, salah satu sumber pelambatan penjualan pelumas dari turunnya permintaan pelumas sektor industri. "Banyak industri menunda produksi, ini yang mempengaruhi permintaan pelumas tahun ini," jelas Paul.

Dari sisi pasokan, sekitar 80% pelumas dipasok industri pelumas dalam negeri yakni sebanyak 800.000 kiloliter. Sisanya, sekitar 200.000 kiloliter dari impor. "Pertamina masih menjadi produsen utama pasar dalam negeri yakni  lebih dari 60%. Sisanya dari 20-an perusahaan," kata Paul.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas