Menteri BUMN Belum Punya Calon Dirut Pertamina
"Untuk calon Dirut Pertamina, masih akan dibahas dalam rapat (internal)," ujar Rini di Kementerian BUMN, Rabu (29/10/2014).
Penulis:
Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor:
Rendy Sadikin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku belum mempunyai kandidat Direktur Utama Pertamina menggantikan Karen Agustiawan.
Untuk menentukan dirut, Pertamina harus menggelar rapat internal oleh dewan komisaris. "Untuk calon Dirut Pertamina, masih akan dibahas dalam rapat (internal)," ujar Rini di Kementerian BUMN, Rabu (29/10/2014).
Rini menjelaskan pengangkatan jabatan dilakukan dewan komisaris selama satu bulan. Deputi Kementerian BUMN akan mengirim surat untuk dewan komisaris apakah caranya panjang atau ditunjuk langsung. "Rapat sampai betul-betul kementerian BUMN bisa mengusulkan nama-nama yang baru," ungkap Rini.
Dari data yang dihimpun Tribunnews.com, muncul dua nama kandidat kuat PT Pertamina yakni Ahmad Faisal dan Karyuliano. Faisal merupakan mantan Direktur Niaga Pertamina era Ari Soemarno, kakak dari Rini Soemarno. Sedangkan Hari Karyuliano saat merupakan Direktur Gas Pertamina.
Sumber Tribun menyebutkan Achmad Faisal diketahui banyak memberikan fasilitas dan konsesi terkait proyek konversi konsumsi minyak tanah ke gas elpiji tabung 3 kilogram era kepemimpinan SBY-JK.
Proyek tersebut diluncurkan mantan Wapres JK pada 2007-2009. Publik banyak mengetahui, proyek ini banyak dipegang oleh lingkaran Jusuf Kalla.