Persaingan Bisnis Taksi Mulai Tak Sehat
Djoko menuturkan tak sedikit perusahaan taksi menggunakan strategi menyusupkan orang ke perusahaan taksi pesaingnya
Editor:
Hendra Gunawan
Sebab, katanya, taksi yang dipakai tersangka S untuk merampok berplat nomor depan B 1147 TDL, dan di belakang: B 3317 K.
"Dari nomor polisi saja sudah beda, dan nomor lambungnya 8015. Jadi ada duplikasi daripada nomor lambung mobil express yang aktif," katanya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, mengatakan, penyidik masih mencari taksi Express yang hilang.
"Hingga kini masih dicari. Manajemen Express menyatakan ada orang berbaju safari yang mengambil mobil itu. Dan pencuri bukanlah karyawan mereka," katanya.(Budi Malau)
Berita Populer
Baca tanpa iklan