Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

RS Siloam Myanmar Diresmikan Pagi Ini

RS Siloam menggandeng salah satu konglomerat terbesar Myanmar (dulu Burma), Serge Pun & Associates (SPA), untuk mengoperasikan rumah sakit tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Dahlan Dahi
zoom-in RS Siloam Myanmar Diresmikan Pagi Ini
TRIBUNNEWS.COM/DAHLAN DAHI
Bos Lippo Group James Riady dan konglomerat Myanmar, Serge Pun, di Pun Hliang Siloam Hospital di Yangon, Myanmar, Jumat (5/6/2015). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dahlan Dahi, dari Yangon, Myanmar

TRIBUNNEWS.COM - James Riady, bos Lippo Group, hari Sabtu (6/6/2015) pagi ini dijadwalkan menyaksikan peresmian Pun Hlaing Siloam Hospital di Yangon, Myanmar

RS Siloam menggandeng salah satu konglomerat terbesar Myanmar (dulu Burma), Serge Pun & Associates (SPA), untuk mengoperasikan rumah sakit tersebut.

Ini merupakan rumah sakit berstandar internasional pertama di Myanmar, yang menyasar kalangan menengah-atas dan ekspatriat.

Rumah Sakit Siloam <a href='https://m.tribunnews.com/tag/myanmar'>Myanmar</a>

Pun Hlaing Siloam Hospital juga melayani warga kelas bawah melalui fasilitas "BPJS Kesehatan" ala Myanmar.

Serge Pun, mitra James Riady di Myanmar, adalah satu dari segelintir pengusaha Myanmar yang bebas dari dampak sanksi ekonomi Amerika Serikat dan Eropa atas rezim junta militer di Myanmar.

Rekomendasi Untuk Anda

Pengusaha berambut putih ini mengembangkan bisnis mulai dari properti, lapangan golf, hingga rumah sakit.

"Mister James Riady, terima kasih telah membawa rumah sakit standar internasional ke sini," kata Serge Pun dalam sambutan berbahasa Inggris di acara sarapan pagi, Jumat (5/6/2015).

Serge Pun menjamu James Riady dan rombongan di lapangan golf miliknya, Pun Hlaing Golf Estate.

Lapangan golf ini asri, salah satu yang terbesar di Myanmar.

James Riady, yang mengenakan baju lengan panjang putih dan dasi, nampak tersenyum di ujung meja.

Di sebelah kirinya duduk Dr Hasan Wirajuda, mantan Menteri Luar Negeri RI yang berjasa besar memfasilitasi perdamaian di Myanmar.

Dialah yang mendorong pengusaha Indonesia untuk menanamkan investasi di Myanmar. Lippo Group salah satu yang menyambutnya.

Di meja VIP tampak pula Ito Sumardi, Dubes RI untuk Myanmar, Dr Farid Husain (Ketua Dewan Medis BPJS Kesehatan), Emirsyah Satar (mantan Dirut Garuda Indonesia), dan Pius Lustrilanang, anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Gerindra.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas