BI: Cadangan Devisa Indonesia Aman
Di tengah lesunya perekonomian domestik dan global serta tekanan kurs, Indonesia boleh bernafas agak lega
Editor:
Sanusi
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Di tengah lesunya perekonomian domestik dan global serta tekanan kurs, Indonesia boleh bernafas agak lega. Sebab, Bank Indonesia (BI) memastikan cadangan devisa (cadev) RI masih aman.
"Kalau kita bandingkan dengan standar kecukupan yang ditetapkan oleh IMF (International Monetary Fund) yang sebesar tiga bulan impor, angka yang kita miliki masih sangat baik," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Grup Pengelolaan Relasi BI Arbonas Hutabarat, di Bandung, Sabtu (5/9/2015).
BI mencatat, hingga Juli 2015 cadev yang dimiliki mencapai 107,6 miliar dollar AS. Cadev sebesar ini cukup untuk 6,8 bulan impor dan pembayaran kewajiban luar negeri.
Arbonas menuturkan, dibandingkan dengan krisis 1998, fundamental RI saat ini jauh lebih kuat. Pada saat itu cadev RI hanya sebesar 23,76 miliar dollar AS.
Kemudian dia bilang, untuk menjaga kecukupan cadev, BI juga memiliki strategi. "Kita juga memiliki beberapa skema dalam rangka jaga-jaga, seperti bilateral swap arrangements dengan beberapa negara dan juga ada bilateral currency swap," pungkas Arbonas. (Estu Suryowati)