Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

IHSG Bakal Terjerembap

Mengutip riset PT Sinarmas Sekuritas, faktor yang mempengaruhi indeks hari ini yaitu Amerika akan merilis data inflasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in IHSG Bakal Terjerembap
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Masyarakat melintasi tabel pergerakan saham milik perusahaan sekuritas yang berada di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat(21/8/2015). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk menutup pekan. Data RTI menunjukkan indeks terkoreksi tajam 2,39% atau 105,9 poin ke level terendah 4.335,9 pukul 16.15 WIB. Tercatat 234 saham bergerak turun, 59 saham bergerak naik, dan 63 saham stagnan. Perdagangan hari ini melibatkan 5,2 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,8 triliun. Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (17/9/2015) diprediksi kembali bergerak melemah dengan kisaran level 4.315-4.390.

Mengutip riset PT Sinarmas Sekuritas, faktor yang mempengaruhi indeks hari ini yaitu Amerika akan merilis data inflasi yang diperkirakan stagnan ke level 0,1 persen (mom).

Kemudian, dari negeri Matahari Terbit yakni Jepang akan merilis data neraca perdagangan yang diperkirakan defisit ke 450,9 miliar yen dari sebelumnya defisit 268,1 miliar yen.

IHSG pada perdagangan Rabu (16/9/2015) ditutup melemah 14.64 poin atau 0,34 persen ke level 4.332,51. Terdapat 131 saham menguat, 145 melemah, dan 92 stagnan.

Dengan kondisi ramalan IHSG akan ke zona merah, Sinarmas Sekuritas merokemendasikan saham yang dapat dibeli yaitu PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). Sedangkan saham yang perlu dijual yaitu PT Adhi Karya Tbk (ADHI).

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas