Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Usaha Turunkan Bunga KUR Jadi 7 Persen Untuk Pemerataan Kesejahteraan

Penurunan bunga KUR, sebelumnya sebesar 9 persen, adalah upaya Pemerintah untuk menurunkan kesenjangan kekayaan

Usaha Turunkan Bunga KUR Jadi 7 Persen Untuk Pemerataan Kesejahteraan
Tribunnews.com/Sylke Febrina Laucereno
Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga di Jakarta, Senin (18/1/2016). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Valdy Arief.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Menteri Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, menyebutkan wacana penurunan bunga kredit usaha rakyat (KUR) menjadi 7 persen merupakan upaya pemerintah menurunkan indeks rasio gini.

Menurut Puspayoga, penurunan bunga KUR, sebelumnya sebesar 9 persen, adalah upaya Pemerintahan Joko Widodo berkomitmen untuk menurunkan kesenjangan kekayaan yang diukur melalui rasio tersebut.

"Ini akan berikan pemerataan sejahteraan masyarakat. Tanpa disentuh UMKM, pertumbuhan ekonomi naik, gini ratio juga naik," kata Puspayoga di Kementerian Koperasi dan UMKM, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (17/2/2016).

Saat ini, sebut MenKop UMKM, gini rasio Indonesia berada pada indeks 0,41. Pemerintah ingin menekan hingga pada indeks 0,36.

Terkait waktu pastinya penurunan bunga KUR, Puspayoga belum dapat memastikan.

Namun, dia berharap hal tersebut dapat direalisasikan paling lambat 2017.

Penulis: Valdy Arief
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas