Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis
LIVE ●
tag populer

April Ini Tender Bahan Bakar Biodiesel Dibuka

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BDPD) Kelapa Sawit yakin, tender biodiesel tahap II yang akan dilangsungkan April ini bakal lebih ramai

Editor: Choirul Arifin
zoom-in April Ini Tender Bahan Bakar Biodiesel Dibuka
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
PT Hino Motors Sales Indonesia memastikan semua kendaraan dieselnya yang dipasarkan di Indonesia lulus uji penggunaan bahan bakar biodiesel B20 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Industri bahan bakar nabati atau biodiesel diprediksi bakal semakin antusias menyambut program pencampuran 20 persen biodiesel ke dalam bahan bakar solar subsidi atau B20 yang resmi bergulir Januari lalu.

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BDPD) Kelapa Sawit yakin, tender biodiesel tahap II yang akan dilangsungkan di April 2016 bakal lebih ramai dari tender tahap I yang dilakukan Oktober 2015 lalu.

Dadan Kusdiana, Direktur Penyaluran Dana BPDP Kelapa Sawit mengungkapkan, institusinya bakal segera duduk bersama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membuka tender penyaluran biodiesel untuk periode Mei - Oktober 2016 mendatang.

Dadan mengaku belum mengetahui kuota yang akan dipasok lewat tender biodiesel tahap II itu.

Namun jika target subsidi biodiesel setiap bulan mencapai 250.000 kiloliter (kl), kebutuhan dan distribusi selama enam bulan mendatang akan mencapai sekitar 1,3 juta ton.

Di luar itu, jangkauan distribusi biodiesel semakin luas.

"Setelah Indonesia bagian barat, menyusul wilayah Indonesia Timur dan pedalaman Sumatra juga telah menikmati subsidi biodiesel, sehingga ada jaminan akan terserap maksimal," ujar Dadan, akhir pekan lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Asal tahu saja, tender pendistribusian biodiesel tahap I untuk distribusi November 2015-April 2016 lalu mencapai 1,87 juta KL.

Namun, pada kenyataannya, realisasinya tak sesuai harapan, hanya 211.000 KL dengan subsidi mencapai Rp 465 miliar. Sebab, di tahun 2015 lalu, pemerintah masih mengusung program pencampuran biodiesel sebanyak 15 persen ke dalam solar subsidi.

Kondisi lebih baik terjadi memasuki tahun 2016 setelah program B20 berjalan karena saat ini realisasi distribusi sudah mencapai 531.000 KL dengan dana sekitar Rp 1,6 triliun dalam waktu tiga bulan.

Sebelumnya, tender biodiesel tahap I berhasil menjaring 11 perusahaan biodiesel yang menjadi penyalur biodiesel kepada Pertamina dan AKR Corporindo selaku penyalur solar bersubsidi ke seluruh wilayah Indonesia.

Dadan berharap, tender tahap II ini bisa berjalan dengan baik dan semakin banyak perusahaan yang tertarik ikut serta.

Sekedar informasi, tahun ini, BPDP Kelapa Sawit menyiapkan dana subsidi biodiesel sekitar Rp 10 triliun–Rp 13 triliun.

Industri optimistis

Master Parulian Tumanggor, Komisaris Utama PT Wilmar Nabati Indonesia, mengaku optimistis dengan program B20 dari pemerintah tahun ini. Apalagi saat ini anggaran subsidi yang tersedia cukup besar.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Atas