Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Kadin: Indonesia Kekurangan Pengusaha

Indonesia masih kekurangan pengusaha sebesar 1 juta atau 1,65 persen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Kadin: Indonesia Kekurangan Pengusaha
rumah123.com
Eddy Ganefo Ketua Kadin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Kadin Indonesia, Eddy Ganefo mengatakan pihaknya siap menjalankan instruksi Presiden Joko Widodo untuk fokus pada ekonomi daerah dan mengembangkan ekonomi kerakyatan.

"Pesan utama dari pertemuan dengan presiden kepada Kadin Indonesia, jelas sekali yaitu Kadin diminta tidak menjadi organisasi elitis, sehingga kadin diminta harus bisa bersifat teknis yang mengembangkan ekonomi berbasis kerakyatan dan itulah yang kami akan lakukan ke depan," ujar Eddy usai bertemu Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Untuk mewujudkannya, Eddy mengatakan Indonesia perlu menambah kuantitas pengusaha, terutama pengusaha kecil dan menengah.

Saat ini, kata Eddy, Indonesia masih kekurangan pengusaha sebesar 1 juta atau 1,65 persen.

"Sedangkan idealnya memiliki 2 persen pengusaha. Artinya ada kekurangan sekitar 1 juta itu dan kita punya program untuk menciptakan itu di seluruh daerah di Indonesia," kata Eddy.

Eddy mengatakan, dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi, Kadin menyampaikan beberapa visi dan misi pengurus baru Kadin Indonesia yang terpilih pada Musyawarah Nasional (Munas) VIII di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, pada 21 Oktober 2015 lalu.

Presiden, kata Eddy merespons positif visi misi yang disampaikan dan meminta kepada Kadin Indonesia untuk terus kembangkan para pengusaha UKM dan bergerak ke daerah.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas