Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Telkom Siap Kejar XL Axiata di Bisnis E-Commerce

TLKM mengusung Blanja.com untuk berhadapan dengan EXCL lewat bendera Elevenia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Telkom Siap Kejar XL Axiata di Bisnis E-Commerce
Kompas Images
Elevenia, marketplace patungan milik XL Axiata dan SK Planet, Korea, kini membukukan rata-rata 20.000 transaksi per hari. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Seirama perkembangan teknologi, emiten telekomunikasi memperluas usaha ke segmen e-commerce.

Setidaknya ada dua emiten telekomunikasi, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang siap bersaing memperebutkan kue bisnis e-commerce.

TLKM mengusung Blanja.com berhadapan dengan EXCL lewat bendera Elevenia.

Keduanya akan berebut kue, sekaligus menghadapi pesaing lain yang sudah lebih dulu berlaga di bisnis online shop.

Seperti diketahui, awal Maret lalu, EXCL menyuntik dana ke Elevenia sebesar US$ 30 juta.

Perusahaan joint venture antara EXCL dan SK Planet Co Ltd, provider telekomunikasi asal Korea Selatan, berkembang pesat.

Jika di 2014, transaksinya baru Rp 250 miliar, di tahun 2015 lalu nilainya melonjak 420% jadi Rp 1,3 triliun.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak heran jika Elevina optimis transaksi sebesar Rp 3,5 triliun bisa diraih di akhir 2016.

Untuk mengadang laju Elevina, TLKM bakal menggelontorkan Rp 1 triliun ke Blanja.com.

Perusahan pelat merah ini pun menggandeng e-bay guna mendukung transaksi Blanja.com.

Kepala Riset First Asia Capital David Sutyanto menyebut, ini saat yang tepat bagi perusahaan telekonomikasi untuk mulai melirik sektor di luar core bisnisnya.

Ini karena, sektor telekomunikasi masih lesu akibat perang tarif. Bisnis e-commerce pun masih memiliki kue untuk diperebutkan.

Nah, kedua emiten telekomunikasi kelas kakap ini pun memilih tidak setengah-setengah untuk masuk.

Dengan kekuatan modal dan nama besar, EXCL dan TLKM bakal memperebutkan posisi penguasa pasar bisnis e-commerce.

"Ini sarana mereka mendapatkan kontribusi pemasukan dari sektor lain. Lagi pula bisnis ini tidak terlalu mahal, mengingat mereka juga memiliki basis data dan bisa melakukan promosi via SMS setiap waktu," ujar David, Selasa (3/5/2016).

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas