Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Temuan Kemenhub: Masih Ada Saja Bus Tak Layak Jalan yang Beroperasi

Temuan bus tak layak operasi antara lain, kaca depan pecah, lampu kabut yang tidak menyala dan ban belakang bus yang divulkanisir.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Temuan Kemenhub: Masih Ada Saja Bus Tak Layak Jalan yang Beroperasi
TRIBUNNEWS/AMRIYONO
Antrean bus antarkota-antarprovinsi (AKAP) menunggu penumpang di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (29/6/2016),. 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Monitoring Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan di Terminal Pulogadung, Jakarta, Kamis (30/6/2016) masih menemukan armada bus yang tidak layak beroperasi di musim angkutan Lebaran tahun ini.

Namun begitu, mereka belum akan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan otobus yang mengoperasikan bus-bus tersebut, mengingat armadanya masih dibutuhkan.

"Ini masih teguran dulu, ada teguran satu, dua, kemudian sanksi yang lain. Sebenarnya ya memang tidak layak, tapi jadi kurang armada nantinya (kalau dikenai sanksi)," ujar seorang tim monitoring Kemenhub, Anggiro, di Terminal Bus Pulogadung.

Temuan bus tak layak operasi antara lain, kaca depan pecah, lampu kabut yang tidak menyala dan ban belakang bus yang divulkanisir.

Kepala Terminal Pulogadung, Hengky mengatakan, sebagian bus yang dinilai tidak layak akan dikembalikan ke pool perusahaan dan diminta diperbaiki.

"Kami meminta perusahaan diperbaiki dulu. Setidaknya empat item yang harus dipenuhi dari enam yang diminta oleh pemerintah," tambahnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas