Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Harga Avtur Tidak Bisa Dibandingkan Negara Lain

“Jika ingin harga di bandara daerah disamakan dengan bandara di Jakarta, lantas siapa yang menanggung ongkos distribusinya?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Harga Avtur Tidak Bisa Dibandingkan Negara Lain
YOUTUBE

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR Inas Nasrullah Zubir berpendapat, merupakan hal wajar jika  terdapat perbedaan harga jual avtur produksi Pertamina dengan harga vatur di negara lain. Alasannya, banyak komponen yang menyebabkan perbedaan harga tersebut.

“Tidak bisa dikomparasikan, karena kondisinya juga berbeda. Dari sisi geografis saja Indonesia jauh lebih sulit karena terdiri atas banyak pulau," ujar Inas, Senin (22/8/2016).

Menurut Inas, Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah yang luas membuat biaya distribusi avtur menjadi mahal.

Pengangkutan Avtur sendiri saat ini masih dilakukan melalui jalur laut, menggunakan kapal tanker.

Hal ini berbeda dengan negara lain yang wilayahnya bukan negara kepulauan dan distribusinya menggunakan pipa sehingga bisa menekan harga jual.

Di berbagai negara , lanjut Inas, pada umumnya sebagian besar wilayah terdiri atas daratan.

Termasuk Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat, yang sering dijadikan acuan orang untuk membandingkan harga Avtur Pertamina.

Rekomendasi Untuk Anda

Kondisi di berbagai negara tersebut, kata Inas, jauh berbeda dengan Indonesia.

Di sisi lain, Inas juga meminta semua pihak mengerti jika Pertamina menerapkan harga Avtur yang berbeda antara satu bandara dengan bandara lain karena biaya pengapalan menggunakan tanker, biaya kirim di masing-masing bandara tidak sama.

“Jika ingin harga di bandara daerah disamakan dengan bandara di Jakarta, lantas siapa yang menanggung ongkos distribusinya?” kata Inas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas