Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Konglomerat James Riady Dukung Amnesti Pajak

Ia menilai hal itu akan menimbulkan ketakutan pengusaha-pengusaha lainya lantaran harus menyebutkan nilai harta kepada publik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Konglomerat James Riady Dukung Amnesti Pajak
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Konglomerat Indonesia, James Riady mengikuti program Amnesti Pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu, Jumat (2/9/2016) sore. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta menteri terkait menjelaskan program pengampunan pajak secara benar, tepat dan jelas kepada masyarakat.

"Perlu komunikasi yang baik. Ada penjelasan melalui televisi, menjelaskan lebih teknis agar masyarakat lebih jelas pengertiannya. Agar tidak was-was," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai dipanggil Jokowi, Kamis (1/9/2016) kemarin.

Menurutnya, penjelasan yang diminta Jokowi harus sistematis dan tidak boleh sepotong-sepotong agar masyarakat menjadi paham.

Kedua, Presiden meminta Direktorat Jenderal Pajak fokus menangani peserta tax amnesty dari wajib pajak skala besar dan yang mempunyai harta di luar negeri yang hendak direpatriasi. Ia meminta Dirjen Pajak mulai membuat tim untuk 'jemput bola'.

"Mulai dibuat listnya, mulai dibuat tim di kantor pusat, Kanwil, di KPP. Diajak secara konkrit untuk melaksanakannya," ujar Darmin.

Instruksi tersebut, lanjut Darmin, perlu didorong agar kebijakan pengampunan pajak betul-betul berhasil untuk membangun negeri. (tribunnews/adiatmaputra/seno/rekso/kompas.com)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas