Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dari Realokasi Subsidi BBM Rp. 211, 3, Jokowi Ubah Ekonomi Berbasis Konsumsi ke Produksi

Ralokasi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp211,3 triliun menjadi wujud keberhasilan pemerintah mewujudkan mengubah ekonomi berbasis konsumsi

Dari Realokasi Subsidi BBM Rp. 211, 3, Jokowi Ubah Ekonomi Berbasis Konsumsi ke Produksi
ISTIMEWA
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo bersama Presiden Jokowidodo meninjau produk unggulan desa yang di pamerkan dalam acara Sail karimata di pantai Pulau Datuk, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat (15/10/2016) 

Realokasi Subsidi BBM Rp. 211, 3 T, keberhasilan pemerintah ubah ekonomi berbasis konsumsi ke produksi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) akan genap berusia dua tahun pada 20 Oktober 2016.

Sepanjang pemerintahannya cukup banyak yang sudah dilakukan duet Jokowi-JK dibantu jajaran Kabinet Kerja, terutama di bidang ekonomi.

Apa saja yang sudah dicapai Jokowi-JK dalam 2 tahun pemerintahannya?

Data Kantor Staf Presiden (KSP) menyebutkan, Pemerintah mempertahankan momentum pertumbuhan yang sudah dicapai berkat pembangunan fondasi di tahun sebelumnya, melalui peningkatan pembangunan yang berfokus pada 3 pilar.

Yakni mengubah ekonomi berbasis konsumsi ke produksi, tepat sasaran untuk pengentasan kemiskinan dan mendorong pembangunan yang lebih merata di luar pulau Jawa.

"Presiden Joko Widodo mengambil kebijakan strategis guna memberi ruang fiskal untuk pembangunan yaitu dengan mengalokasikan sebagian subsidi BBM untuk program pembangunan yang bersifat produktif," sebut data KSP yang diterima Tribunnews.com, Selasa (18/10/2016).

Menurut data Ditjen Anggaran Kementrian Keuangan yang diolah KSP, relokasi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp211,3 triliun menjadi wujud keberhasilan pemerintah mewujudkan mengubah ekonomi berbasis konsumsi ke produksi.

Realokasi subsidi BBM sebesar Rp. 211,3 triliun ditujukan untuk belanja pusat (Kementerian/Lembaga) sebesar Rp113,9 triliun dan belanja daerah/desa tertinggal sebesar Rp34,7 triliun.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Sugiyarto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas