Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

BI Luncurkan Rupiah Baru, Uang Lama Tetap Laku

Bank Indonesia telah meluncurkan uang rupiah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tahun emisi 2016, Senin (17/12).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in BI Luncurkan Rupiah Baru, Uang Lama Tetap Laku
NET
Uang Rupiah yang baru 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia telah meluncurkan uang rupiah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tahun emisi 2016, Senin (17/12).

Lalu bagaimana nasib dengan uang rupiah yang lama?

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menegaskan desain rupiah yang lama masih berlaku selama belum ada keputusan untuk ditarik dari peredaran.

"Uang rupiah yang telah dikeluarkan dinyatakan masih berlaku sepanjang belum dicabut oleh BI," ujar Agus di kantor Bank Indonesia, Jakarta, Senin (19/12/2016).

Berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang, rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah Indonesia. Melalui aturan tersebut Bank Indonesia harus memperbarui mata uang rupiah secara berkala.

Agus menegaskan pihaknya akan terus memantau peredaran uang yang ada. Jika ada keputusan untuk menarik uang rupiah lama, maka hanya uang dengan desain baru yang laku.

"BI sebagai otoritas moneter diamanatkan oleh UU Mata Uang untuk mengeluarkan, mengedarkan, mencabut serta menarik rupiah," papar Agus.

Rekomendasi Untuk Anda

Uang rupiah yang baru diluncurkan ini meliputi seluruh pecahan dan bentuk.

Untuk pecahan kertas, mulai dari Rp 100.000 (gambar utama Ir Soekarno dan Moh. Hatta), Rp 50.000 (gambar utama Ir. H. Djuanda Kartawidjaya), Rp 20.000 (gambar utama G.S.S.J Ratulangi), Rp 10.000 (gambar utama Frans Kaisiepo), Rp 5.000 (gambar utama K.H Idham Chalid), Rp 2.000 (gambar utama Mohammad Hoesni Thamrin) dan Rp 1.000 (gambar utama Tjut Meutia).

Sementara untuk pecahan logam, mulai dari Rp 1.000 (gambar utama I Gusti Ketut Pudja), Rp 500 (gambar utama Letjend TNI T.B Simatupang), Rp 200 (gambar utama Tjiptomangunkusumo) dan Rp 100 (gambar utama Herman Johannes).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas