Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Jual 3 Merek, Unilever Tak Tertarik Lagi Jualan Produk Margarin

Divisi margarin Unilever ini memiliki pangsa pasar kurang dari sepertiga dari seluruh pasar margarin global.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Jual 3 Merek, Unilever Tak Tertarik Lagi Jualan Produk Margarin
UNILEVER
Flora, satu dari tiga merk produk margarin Unilever yang akan dilepas ke pihak ketiga. 

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Unilever mempersiapkan diri untuk menjual beberapa merek makanan. Dari aksi tersebut perusahaan ini diperkirakan bisa meraih dana segar 6 miliar setara dengan US$ 7,44 miliar.

Sunday Times dikutip Reuters melaporkan, Unilever berniat menjual divisi margarin bermerk Flora, Bertolli dan Stork.

Seorang sumber menyebut, beberapa perusahaan private equity yang ditunjuk telah mulai bekerja menawarkan merek bisnis Unilever. Private equity tersebut diantaranya, Bain Capital, CVC dan Clayton Dubilier and Rice.

Sumber itu menyebutkan, Kraft Heinz menjadi calon pembeli potensial. Sayang, Unilever tidak merespon pertanyaan soal rencana penjualan merk makanan itu.

Divisi margarin Unilever ini memiliki pangsa pasar kurang dari sepertiga dari seluruh pasar margarin global. Divisi margarin ini sejak tahun 2014 telah menjadi entitas sendiri.

Divisi ini menghasilkan pendapatan sebesar 480 juta atau setara 4% dari total pendapatan yang dihasilkan Unilever.

Selain melepas bisnis margarin, Unilever juga berencana membeli kembali saham dan membayar dividen.

Rekomendasi Untuk Anda

Strategi baru

Unilever meninjau lagi bisnisnya setelah pada bulan lalu, produsen bumbu sup Knorr, sabun Dove dan es krim Ben & Jerry tersebut penawaran menolak akuisisi dari Kraft Heinz.

Padahal, penawaran akuisisi oleh Kraft mencapai US$ 143 miliar.

Unilever justru memilih me-review kembali bisnisnya agar tetap bisa memberi keuntungan bagi pemegang saham.

Beberapa strategi yang dilakukan antara lain mengakuisisi perusahaan berskala medium dan memotong biaya secara agresif.

Hasil review ini akan diumumkan Unilever dalam beberapa minggu mendatang.

Sebelumnya sumber Financial Times mengatakan, Unilever akan menerapkan langkah radikal pada bisnis makanan.

Salah satunya dengan merger anak usaha makanan. Misalnya Lipton dan Knorr dilepas dari personal care. Lini bisnis makanan menyumbang sekitar 43% dari total pendapatan Unilever.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas