Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis

Bank Mandiri Salurkan Rp 108,4 Miliar Bansos Pemerintah ke 240 Ribu Keluarga

Dalam penyaluran bantuan sosial, Bank Mandiri melibatkan e-waroeng dan agen Rumah Pangan Kita (RPK) serta sekitar 10 ribu agen bank

Editor: Choirul Arifin
zoom-in Bank Mandiri Salurkan Rp 108,4 Miliar Bansos Pemerintah ke 240 Ribu Keluarga
KOMPAS IMAGES
Direktur Utama Bank Mandiri Tbk Kartika Wirjoatmodjo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTABank Mandiri Tbk hingga saat ini telah menyalurkan dana bantuan sosial dari Pemerintah kepada 240 ribu keluarga dengan nilai total Rp 108,4 miliar.

Bantuan tersebut disalurkan melalui skema Program Keluarga Harapan (PKH) maupun program Bantuan Pangan non Tunai (BPNT).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 199.320 keluarga menerima bantuan sosial berskema PKH. Aedangkan 40.065 keluarga menerima bantuan sosial BPNT.

Khusus di wilayah Solo, bantuan sosial yang disalurkan melalui Bank Mandiri diperuntukkan bagi 13.500 keluarga di dua kecamatan, yaitu Lawean dan Pasar Kliwon. Penyaluran bantuan dilayani oleh 91 agen maupun e-waroeng yang tersebar di Solo.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menyebutkan, keterlibatan perseroan dalam penyaluran program bansos pemerintah, merupakan realisasi dukungan Bank Mandiri dalam perbaikan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Selain mempermudah masyarakat dalam mengakses program ini, kami juga ingin membantu pemerintah mendapatkan data yang akurat terkait masyarakat kurang mampu,” kata Kartika saat menyerahkan PKH bersama Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Solo, Jawa Tengah, Jumat (5/5/2017).

Hingga akhir tahun ini, Bank Mandiri akan menambah penyaluran bantuan sosial dengan skema PKH kepada sekitar 1 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sementara untuk bantuan sosial berskema BPNT, akan disalurkan kepada 3 juta KPM di 23 wilayah propinsi di Indonesia.

Berita Rekomendasi

Dalam penyaluran bantuan sosial ini, Bank Mandiri akan melibatkan e-waroeng dan agen Rumah Pangan Kita (RPK) serta sekitar 10 ribu agen bank di wilayah-wilayah yang menjadi target penyaluran.

Mereka akan mendapatkan pelatihan serta pemantauan terkait mekanisme pencairan bantuan dengan memanfaatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan mesin EDC. Setiap agen akan melayani sekitar 250 KPM.

Khusus pada program BPNT, lanjut Kartika, pihaknya bekerjasama dengan kelurahan setempat dan Bulog terkait pendampingan KPM serta pengadaan bahan pangan bersubsidi seperti beras dan gula.

“Agen-agen bank ini juga memberikan layanan keuangan tanpa kantor cabang bank kepada masyarakat yang belum memiliki akses kepada layanan keuangan untuk transaksi perbankan terbatas. Harapannya, para agen ini juga dapat meningkatkan literasi keuangan KPM sehingga dapat mendukung program inklusi finansial,” ujar Kartika.

Saat ini, Bank Mandiri memiliki lebih dari 42 ribu agen bank yang terdiri dari 22 ribu agen individu dan 20 ribu loket badan hukum yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain menyalurkan bantuan sosal, di Solo Bank Mandiri juga memberikan beasiswa kepada 10 siswa berprestasi dari keluarga penerima manfaaat.

“Kami juga memberikan bantuan berupa 2 unit motor kepada pemerintah kota Solo yang dapat digunakan sebagai warung bergerak untuk menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai dan pencairan dana dari Program Keluarga Harapan sehingga bisa memberikan akses yang semakin mudah bagi para keluarga penerima manfaat,” kata Kartika.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas