Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Toko Kartu Legendaris 'Hallmark' Bangkrut

Melalui toko kartu Gregory’s Hallmark di Paramus Park Mall, Amerika Serikat, mereka telah menjadi bagian dari perjalanan hidup insan manusia

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Toko Kartu Legendaris 'Hallmark' Bangkrut
Mommy Saves Big

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekitar empat dekade, Gregory dan Diane Kechejian telah membantu ribuan pembeli mengatakan “Selamat ulang tahun”,”Selamat Berbahagia”,”Jadilah Valentine saya”, dan lain sebagainya.

Melalui toko kartu Gregory’s Hallmark di Paramus Park Mall, Amerika Serikat, mereka telah menjadi bagian dari perjalanan hidup insan manusia lainnya.

Namun, mereka berdua kini mesti mencari kata-kata terbaik untuk mengucapkan selamat tinggal.

Sinyalemen gulung tikar mulai terasa pada toko yang beroperasi sejak 1974 tersebut. Mereka mesti mengosongkan gerai pada akhir Januari 2018 mendatang.

Gregory's Hallmark adalah sisa masa lalu kejayaan pusat belanja Paramus Park. Saban hari, mal itu cukup sibuk dengan lalu lintas pengunjung yang ingin membeli kartu ucapan.

Sebelum era disrupsi digital, kartu memang menjadi sarana utama dalam mengekspresikan sesuatu pada orang lain. Masa jayanya adalah sekitar 1990-an silam.

Toko Hallmark di Paramus Park menjadi cabang berkinerja terbaik di New Jersey dan pernah meraih penjualan hingga 2 juta dollar AS dalam setahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Kini, situasinya telah jauh berubah. Masyarakat dapat dengan mudah berkirim pesan melalui gawai pintarnya. Tak lagi menyisakan ruang bagi toko kartu untuk berkembang. Bisnis kartu perlahan meredup, pundi-pundi ikut lenyap.

Demikian pula, Paramus Park tak lagi menggeliat seperti dahulu. Mal berangsur-angsur ditinggalkan, temaram oleh pesona bisnis daring.

Sebelum tutupnya toko Hallmark, mal itu juga sudah ditinggal pergi peritel serba ada Sears. Rencana renovasi pusat belanja itu pun terkatung-katung.

Alhasil, Gregory dan Diane memutuskan inilah waktu terbaik untuk menutup toko Hallmark.

"Kami memiliki begitu banyak pelanggan setia. Itu akan menjadi bagian terberat bagi kami untuk menutup toko," ujar Gregory, dilansir laman North Jersey, Selasa (26/12/2017).

Hal senada diungkapkan Diane. "Pelanggan kami sangat hebat. Kami merasa telah merayakan hidup bersama mereka. Bahkan, kami sampai mengenal anak-anak mereka, keluarga mereka,” tutur Diane.

Menyayat hati

Tumbangnya gerai Hallmark menimbulkan rasa perih bagi para pelanggan setianya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas