Rupiah Diprediksi Bakal Menguat Terbatas
Laju nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di awal pekan ini, Senin (26/2/2018) diprediksi menguat terbatas.
Penulis:
Syahrizal Sidik
Editor:
Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Syahrizal Sidik
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Laju nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di awal pekan ini, Senin (26/2/2018) diprediksi menguat terbatas.
Bloomberg mencatat, hari ini mata uang garuda dibuka di level Rp 13.661 per dolar AS. Sebelumnya, di akhir pekan lalu, rupiah berada di posisi Rp 13.668 per dolar AS.
Baca: Akun Ustaz Somad Sempat Diblokir, Netizen Serbu Akun Instagram dengan 50.000 Komentar yang Sama
Analis Senior Binaartha Parama Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan, rupiah berpeluang mengalami kenaikan.
Adanya pemberitaan terkait calon tunggal Gubernur Bank Indonesia dari internal mendapat respon yang cukup pasitif oleh pelaku pasar.
Di sisi lain, kata Reza rupiah juga mendapat sentimen positif dari pertumbuhan kredit perbankan hingga Januari yang telah tumbuh 7 persen secara tahunan (yoy).
“Kenaikan kembali rupiah masih harus kembali diuji ketahanannya untuk dapat melanjutkan pergerakan positifnya,” ujar Reza dalam risetnya.
Namun demikian, lanjut Reza, meski memiliki peluang kenaikan namun, adanya pergerakan apresiasi dari dolar AS juga berpotensi menganggu peluang kenaikan tersebut.
“Rupiah diestimasikan akan bergerak pada kisaran support Rp 13.685 dan resisten Rp 13.659 per dolar AS,” pungkas Reza.