Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis

AirAsia Jual Unit Usaha Penyewaan Pesawat Senilai 1,18 Miliar Dolar AS

Asia Aviation Capital Ltd yang merupakan anak perusahaan AirAsia Berhad menjual unit usahanya di bidang penyewaan pesawat terbang.

Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Dewi Agustina
zoom-in AirAsia Jual Unit Usaha Penyewaan Pesawat Senilai 1,18 Miliar Dolar AS
KOMPAS IMAGES
Pesawat AirAsia di Bandara Juanda, Surabaya. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Syahrizal Sidik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asia Aviation Capital Ltd yang merupakan anak perusahaan AirAsia Berhad menjual unit usahanya di bidang penyewaan pesawat terbang kepada entitas yang dikelola BBAM Limited Partnership dengan total penjualan senilai 1,18 miliar dolar AS.

CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes mengatakan, penjualan unit usaha ini menghasilkan dana tunai senilai 902 juta dolar AS.

Penjualan unit usaha AirAsia itu juga sudah mempertimbangkan nilai perusahaan sebesar 2,85 miliar dolar AS.

"Hal ini selaras dengan strategi perusahaan untuk mengurangi aset dan bisnis non inti. AirAsia akan berfokus pada bisnis operasional maskapai utamanya," kata Tony dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Kamis (1/3/2018).

Baca: Prabowo: Buat Apa Saya Berjuang Sampai Seperti ini Kalau Hanya Jadi Cawapres?

BBAM Limited Partnership (BBAM) adalah salah satu perusahaan pengelola investasi pesawat jet komersial yang terbesar di dunia.

Berita Rekomendasi

Dalam keterangan resmi tersebut, FLY Leasing Limited (FLY), Incline B Aviation Limited Partnership (Incline), dan Nomura Babcock and Brown (NBB) akan mengakuisisi sebanyak 84 pesawat terbang dan 14 mesin.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 79 pesawat dan 14 mesin di antaranya akan disewakan kembali pada AirAsia dan afiliasinya.

Sementara FLY dan Incline mengakuisisi 48 pesawat yang akan dikirim ke AirAsia Berhad dan tengah mempertimbangkan untuk mengakuisisi 50 pesawat lainnya.

AirAsia Berhad juga akan menerima nilai investasi sebesar 50 juta dolar AS di FLY American Depositary Shares (ADS), sehingga AirAsia Berhad diperkirakan memiliki sekitar 10,2 persen saham FLY.

Baca: Kaki Baasyir Bengkak dan Menghitam, Dokter RSCM Temukan Semacam Kista

Tak hanya itu, AirAsia Berhad juga akan berinvestasi di Incline Parallel Funds senilai 50 juta dolar AS, bersama dengan Incline Aviation Master Fund dalam bidang investasi penerbangan global.

Melalui langkah ini, AirAsia Berhad diperkirakan akan memperoleh keuntungan penjualan sekitar 967,1 juta ringgit.

Credit Suisse, BNP Paribas, dan RHB bertindak sebagai penasihat keuangan bersama. Sementara penasihat untuk Airasia Berhad ialah Milbank dan ZICO.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas