Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Saat Sidak, Arcandra Temui Kurangnya Pasokan Premium di Sumatera Barat dan Riau

Arcandra Tahar pun memastikan saat melalukan kunjungan ia mendapati kurangnya volume ketersediaan di sejumlah wilayah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Saat Sidak, Arcandra Temui Kurangnya Pasokan Premium di Sumatera Barat dan Riau
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menko Maritim yang juga pejabat lama Plt Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) berjabat tangan dengan Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri) dan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar (kanan) dalam acara serah terima jabatan (sertijab) di Jakarta, Senin (17/10/2016). Menteri ESDM Ignasius Jonan beserta Wakil Menteri Archandra Tahar resmi menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan untuk memimpin jajaran Kementerian ESDM. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mengetahui berkurangnya pasokan premium di sejumlah wilayah di Indonesia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan beserta wakilnya, Arcandra Tahar langsung sidak ke sejumlah wilayah.

Arcandra Tahar pun memastikan saat melalukan kunjungan ia mendapati kurangnya volume ketersediaan di sejumlah wilayah.

"Pak Menteri, juga saya, kebetulan berkunjung ke beberapa daerah dan menemukan kekurangan pasok Premium," ujar Arcandra saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).

Baca: Calon Jemaah First Travel: Saya Tidak Marah Apalagi Dendam, Semoga Pak Andika Ingat Sama Janjinya

Ada dua daerah yang dikunjungi Arcandra dan ditemukan adanya kelangkaan yakni di Riau dan kedua di Sumatera Selatan.

"Saya Sabtu lalu ke Riau disana ada kekurangan pasokan BBM Premium. Di Sumatera Barat juga ada kekurangan premium," kata Arcandra.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk menjamin ketersediaan premium di seluruh daerah pemerintah meminta Pertamina meningkatkan pemasokan dan merevisi aturan mengenai penyaluran BBM.

"Kita mencermati ada kelangkaan, ada kekurangan pasok oleh Pertamina, dan itu dicermati oleh BPH Migas, datanya valid, untuk itu perintah Bapak Presiden jelas, bahwa untuk Premium supaya pasokannya dijamin," pungkas Arcandra.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas