Tribun Bisnis

Ramadan 2018

Daya Beli Masyarakat Naik Saat Ramadhan, GAPMMI: Stok dan Produksi Biskuit Aman

“Pada bulan puasa semua outlet kita harus sudah terpenuhi, karena biasanya buying power pada Ramadan meningkat,” ujar Sribugo.

Editor: Choirul Arifin
Daya Beli Masyarakat Naik Saat Ramadhan, GAPMMI: Stok dan Produksi Biskuit Aman
net
Biskuit krim 

Laporan Reporter Kontan, Ika Puspitasari 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Permintaan makanan ringan dan biskuit saat Ramadan dan Lebaran akan meningkat dibanding hari biasanya. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, perusahaan makanan ringan dan biskuit perlu meningkatkan kapasitas produksi mereka.

Mengenai peningkatan permintaan makanan ringan dan biskuit, sebagai Wakil Kepala Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Sribugo Suratmo menyampaikan hal utama yang perlu dilakukan adalah memastikan bahan baku tersedia.

Dengan terpenuhinya bahan baku, perusahaan dapat menyetok kemasan makanan ringan serta produk lainnya untuk kebutuhan pasar.

“Pertama yang perlu diperhatikan bahan pokoknya dulu, bahan pokok ini harus dipastikan aman,” kata Sribugo, Kamis (10/5/2018).

Proses menambah stok produk ini sudah dilakukan sebelum Ramadan, untuk melengkapi kebutuhan pasar.

Baca: Bos Tokopedia Bantah Beli 10 Persen Saham Net TV

Salah satunya dilakukan PT Mayora Indah Tbk yang memastikan semua kebutuhan pasar terpenuhi.

“Pada bulan puasa semua outlet kita harus sudah terpenuhi, karena biasanya buying power pada Ramadan meningkat,” ujar Sribugo.

Bahkan Mayora juga menyewakan gudang untuk stok produk sebelum Lebaran.

Sribugo menjelaskan proses stok produk ini sudah harus rampung 15 hari sebelum Lebaran, mengingat transportasi berukuran besar tak dapat beroperasi menjelang Lebaran.

Baca: Sule Masih Bungkam Soal Gugatan Cerai, Pengamanan Syuting Ini Talkshow Tiba-tiba Diperketat

Kegiatan stok produk ini merata ke seluruh Indonesia, Sriboga menambahkan, dengan adanya tol laut pengiriman logistik atau proses stok produk ke seluruh Indonesia menjadi semakin baik.

“Sepanjang cuaca bagus, pengiriman produk ke seluruh Indonesia lebih teratur,” ungkapnya.

Peningkatan produktivitas Mayora mencapai 15% dibanding hari-hari biasanya. Kenaikan produktivitas ini meliputi semua produk dari Mayora, seperti biskuit, permen, kopi, wafer, dan produk Mayora lainnya.

“Kami menyetok semua produk, karena hampir semua produk kami mengalami kenaikan (permintaan),” kata dia.

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas