Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Perusahaan India Garap Industri Pertahanan Indonesia

“Melalui PT Panorama Graha Teknologi, MKU juga terbuka untuk bekerjasama dengan BUMN untuk mengembangkan produk dan usahanya.”

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Perusahaan India Garap Industri Pertahanan Indonesia
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Presiden Joko Widodo bersama Perdana Menteri India Narendra Modi melihat layang-layang pada pameran India-Indonesia KITE Exhibition, Rabu (30/5/2018). 
Memuat video…

Laporan Reporter Kontan, Eldo Christoffel Rafael

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Manoj Kumar Udhyog (MKU) Pvt.Ltd, perusahaan asal India secara resmi akan membuka investasi di industri pertahanan Indonesia dalam rangka mendukung kerjasama bilateral antara Indonesia dengan India.

Baca: Jasa Armada Bagikan Dividen Rp 35,67 Miliar

Salah satunya mengenai pembaruan kerjasama di bidang pertahanan dan produksi sejumlah industri strategis.

Direktur PT Panorama Graha Teknologi, Aloys Sutarto memaparkan investasi ini sebagai tindak lanjut dari sembilan kesepakatan yang telah diteken antara Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri India Narendra Modi beberapa waktu lalu.

"Salah satunya yaitu persetujuan antara Pemerintah RI dengan Indonesia mengenai kerjasama dalam bidang pertahanan,” ujar Aloys Sutarto, representative MKU Pvt. Ltd di Jakarta dalam siaran persnya, Rabu (6/6/2018).

MKU merupakan perusahaan pertahanan asal India dan bagian dari GKG Group.

Perusahaan ini memproduksi berbagai peralatan perlindungan dan pengawasan untuk personil maupun platform (darat, laut, dan udara) seperti bullet proof jacket, hard armor plate, bullet proof helmet dan shields.

Rekomendasi Untuk Anda

Sutarto mengatakan, salah satu keuntungan Indonesia mengenai keberadaan MKU yaitu Indonesia akan memiliki 100% produk “body armor” yang seluruh komponen dan bagiannya adalah hasil buatan Indonesia dan bukan hanya assembly (perakitannya) saja.

Selain itu, keberadaan MKU juga akan menyerap tenaga kerja minimum 400 orang tenaga kerja.

“Selain untuk kebutuhan nasional, produk kami juga bisa diekspor ke luar negeri baik di tingkat negara-negara Asean maupun negara yang tergabung di OKI. Sehingga bisa meningkatkan pendapatan negara dari sektor ekspor,” kata Sutarto.

Sutarto mengatakan, saat ini MKU juga telah bekerjasama dengan PT Panorama Graha Teknologi dalam pemasaran produknya.

“Melalui PT Panorama Graha Teknologi, MKU juga terbuka untuk bekerjasama dengan BUMN untuk mengembangkan produk dan usahanya.” 

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas