Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Suntik Modal, Konsorsium Pimpinan Ilham Habibie Bepeluang Jadi Investor Baru Bank Muamalat

Konsorsium yang dipimpin oleh Ilham Habibie ini beranggotakan beberapa pengusaha seperti Arifin Panigoro, Dato' Sri Tahir, dan Lynx Asia.

Suntik Modal, Konsorsium Pimpinan Ilham Habibie Bepeluang Jadi Investor Baru Bank Muamalat
liputan6
Ilham Akbar Habibie 

Laporan Reporter Kontan, Galvan Yudistira  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konsorsium yang dipimpin oleh Ilham Habibie kemungkinan besar akan menyuntik modal ke Bank Muamalat.

Sumber kontan.co.id membisik, jumlah suntikan modal yang dibutuhkan Bank Muamalat agar permodalan kembali seperti semula adalah Rp 4 triliun-Rp 8 triliun.

Konsorsium yang dipimpin oleh Ilham Habibie ini beranggotakan beberapa pengusaha seperti Arifin Panigoro, Dato' Sri Tahir, dan Lynx Asia.

“Besok pagi OJK akan memanggil Ilham Habibie untuk mengetahui kesiapan mereka,” kata sumber kontan.co.id, Kamis (27/9/2018).

Nantinya masuknya konsorsium ke Bank Muamalat ini akan melalui rights issue. 

Menurut sumber kontan.co.id, komitmen konsorsium untuk menyuntikkan modal ke Bank Mumalat ini akan dibawa ke RUPSLB Bank Muamalat pada 11 Oktober 2018.

Sumber kontan.co.id bercerita, sebenarnya selain konsorsium ini ada investor lain yang menawarkan masuk ke Bank Muamalat. Investor ini adalah Lynx Asia.

Namun investor ini menurut sumber kontan.co.id dinilai tidak memenuhi syarat yang ditetapkan OJK yaitu harus memiliki uang tunai.

Terkait dengan Lynx Asia ini menurut sumber kontan.co.id menggunakan mekanisme aset swap untuk menyuntik modal ke Bank Muamalat. Aset swap ini adalah melakukan pertukaran aset dalam bentuk surat utang yang non tradable.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas